Minggu, 12 April 2015

name tag panitia

Bismillah ini salah satu contoh desain name tag panitia yang sanagt sederhana ....


Selasa, 07 April 2015

Sistematika Penulisan Skripsi (Tugas Bahasa Indonesia)



BAB 1
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Dalam era saat ini, ilmu dan teknologi semakin banyak berkembang.  Hal ini menjadi faktor yang utama yang menyebabkan manusia semakin haus akan ilmu pengetahuan, semakin banyak pengetahuan yang di butuhkan manusia semakin banyak pula manusia yang melakukan penelitian hanya untuk menggali dan menemukan informasi yang akan menambah pengetahuan manusia saat ini. Dalam dunia pendidikan, juga mengenal beberapa istilah penelitian yang terkait dalam  masing-masing bidang penelitian yang diminati seorang peneliti.

Penelitian merupakan sebuah karya ilmiah yang merupakan hasil dari penelitian seseorang terhadap suatu hal. Dalam sebuah penelitian biasanya peneliti selain mendokumentasikan hasil penelitian mereka juga menuliskan dalam bentuk tulisan yang tujuannya agar pembaca mengenal temuan baru dari hasil penelitainnya.

Dengan alasan itulah seseorang perlu mengenal dan mempelajari pentingnya sistematika penulisan  yang baik tentang penelitian contohnya SKRIPSI bagi mahasiswa S1 di sebuah perguruan Tinggi. Dengan adanya Sistematika tentang penulisan tersebut seseorang akan terbantu dan mendapatkan gamabaran tentang hal-hal yang menjadi perhatian utama dalam sebuah penelitian yang dilakukannya agar menjadi sebuah penelitain yang bagus.

1.2  Rumusan Masalah
Rumusan masalah dalam makalah ini terkait penulisan skripsi adalah
1.      Apa pengertian Skripsi?
2.      Bagaimana Sistematika Penulisan Skripsi?
3.      Bagaimana aturan penulisan skripsi?

1.3  Tujuan makalah
Tujuan dari makalah ini adalah
1.      Untuk memenuhi tugas perkuliahan Bahasa Indonesia disemester V
2.      Memberikan gambaran sistematika penulisan yang baik tentang skripsi

1.4  Manfaat makalah
1.      Bagi penulis
Memberikan informasi bagaimana untuk memulai menulis sebuah Skripsi
2.      Bagi pembaca
Memberikan motivasi dan dorongan kepada semua pembaca untuk mulai membuat sebuah penelitian skripsinya serta memberikan gambaran sistematika dalam penulisan skripsi












BAB II
PEMBAHASAN
2.1 PENGERTIAN SKRIPSI
Skripsi adalah istilah yang digunakan di Indonesia untuk mengilustrasikan suatu karya tulis ilmiah berupa paparan tulisan hasil penelitian sarjana S1 yang membahas suatu permasalahan/fenomena dalam bidang ilmu tertentu dengan menggunakan kaidah-kaidah yang berlaku. Skripsi bertujuan agar mahasiswa mampu menyusun dan menulis suatu karya ilmiah, sesuai dengan bidang ilmunya. Mahasiswa yang mampu menulis skripsi dianggap mampu memadukan pengetahuan dan keterampilannya dalam memahami, menganalisis, menggambarkan, dan menjelaskan masalah yang berhubungan dengan bidang keilmuan yang diambilnya.  Skripsi berbeda dengan makalah. Skripsi adalah karya ilmiah yang ditulis atas dasar berpikir ilmiah (gabungan berpikir deduktif dan induktif). Kerangka berpikir ilmiah tercermin dalam langkah-langkah penelitian, yakni perumusan  masalah, teori dan hipotesis, metodologi penelitian, pengujian hipotesis, dan penarik kesimpulan.
1.      Kerangka Dasar
Sebelum menyusun skripsi terlebih dahulu hendaknya memahami proses dan kerangka dasar berpikir ilmiah yang dituangkan dalam alur-alur pikir penelitian sehingga lebih terarah dalam merancang isi skripsinya dan tahu apa yang harus dilakukan.
Langkah dasar penyusunan Skripsi, Tesis, Disertasi
a.       Langkah 1
Proses mengadakan identifikasi masalah.
·         Cara pertama : cara deduktif, yakni dengan analisis teoretis
·         Cara kedua : cara induktif, yakni dimulai dengan pengamatan empiris. Melalui cara tersebut dapat menemukan masalah.

b.      Langkah 2
Merumuskan masalah dalam bentuk pertanyaan-pertanyaan problematis. Tetapkan juga variabel yang ada atau terkandung dalam pertanyaan tersebut.
c.       Langkah 3
Identifikasi kemungkinan-kemungkinan jawaban dari setiap pertanyaan tersebut dengan melakukan analisis teori-teori, prinsip, hukum dari ilmu pengetahuan yang menunjang tema permasalah.
d.      Langkah 4
Dari setiap kemungkinan jawaban yang ditemukan dan atas pertimbangan rasional setelah mengkasi teori, hukum, prinsip keilmuan, tetapkan kemungkinan yang mana yang paling mendekati jawabannya. Rumuskan kemungkinan ini bagai hipotesis penelitian.
e.       Langkah 5
Rencanakan data apa yang harus diperoleh untuk menguji hipotesis tersebut, dari mana data itu diperoleh, dan bagaimana caranya
f.       Langkah 6
Setelah ditentukan gambaran masalah, teori dan hipotesis, dan verivikasi data di lapangan, buatlah usulan penelitian untuk diajukan kepada sponsor atau ketua jurusan untuk meminta petunjuk dan komentar serta pengesahannya.
g.      Langkah 7
Setelah diperoleh izin penelitian, mahasiswa turun ke lapangan untuk melakukan pengumpulan data.
h.      Langkah 8
Data yang telah dikumpulkan kemudian diolah, dianalisis, kemudian hipotesis diuji, hasilnya disimpulkan, dibahas secara teoritis, berikan saran lebih lanjut.
i.        Langkah 9
Tulislah rangkaian  kegiatan diatas dalam satu sistematika.
    
No.
Aspek/Unsul
Sripsi (S1)
1.
Permasalahan
Masalah dapat diangkat dari pengalaman empirik, sifatnya tidak terlalu spesifik/mendalam/analitik asal cukup jelas dan terbatas
2.
Variabel
Bisa satu variabel, atau ada hubungan dua variabel bivariat
3.
Tujuan
Mendeskripsikan variabel atau hubungan dua variabel
4.
Metodologi Penelitian
Hipotesis atau deskriptif, studi korelasi
5.
Analisis Data
Statistika deskriptif atau statistika analitik sederhana non parametik
6.
Skala Pengukuran
Ordinal, nominal dan interval

2.2  Sistematika Skripsi
Skripsi terdiri dari tiga bagian pokok, yakni bagian pendahuluan, isi, dan penutup.
Bagian pendahuluan terdiri dari hal-hal (diurutkan) sebagai berikut:
·         Jilid (muka dan belakang)
·         Lembaran persetujuan pembimbing
·         Halaman motto (kalau ada)
·         Abstrak (bahasa Indonesia dan bahasa Inggris kalau diharuskan)
·         Kata pengantar
·         Daftar Isi
·         Daftar Tabel
·         Daftar foto atau gambar (kalau ada)
·         Daftar lampiran (kalau ada)

Bagian isi terdiri dari beberapa bab dan setiap bab terdiri dari beberapa butir pembahasan:
·         BAB I      : PENDAHULUAN
1. Latar belakang masalah
2. Perumusan masalah
3. Pembatasan masalah
4. Tujuan penelitian
5. Manfaat Penelitian
6. Defenisi Operasional
·         BAB II     : KAJIAN TEORITIS
1.    Tinjauan Pustaka
2.    Kajian Teori
3.    Hasil penelitian yang relevan
4.    Kerangka berfikir
5.    Perumusan hipotesis
·         BAB III   : METODOLOGI PENELITIAN
1.    Tempat dan waktu Penelitian
2.    Subjek Penelitian
3.    Metode dan desain penelitian
4.    Instrumen penelitian
5.    Sampel penelitian
6.    Teknik pengumpulan Data
7.    Teknik analisis data
·         BAB IV   : HASIL PENELITIAN
1.    Variabel yang diteliti
2.    Deskripsi hasil analisis data
3.    Pengujian hipotesis
4.    Pembahasan hasil pengujian hipotesis
·         BAB V     : KESIMPULAN DAN SARAN
1.    Rangkuman penelitian
2.    Kesimpulan dan implikasinya
3.    Saran-saran
·         DAFTAR PUSTAKA
·         LAMPIRAN-LAMPIRAN
Kelima bab yang dikemukakan di atas adalah persyaratan minimal yang diturunkan atas dasar kerangka berfikir ilmiah. Jika dipandang perlu, bisa ditambah lagi asalkan tidak mengganggu kerangka makna yang terkandung dalam berpikir ilmiah dan tergantung kepada aturan yang telah dibakukan oleh universitas, fakultas, jurusan.  Bagian penutup terdiri dari daftar pustaka dan lampiran-lampiran skripsi. Lampiran yang perlu ada ialah instrumen penelitian, hasil pengolahan data, dan perhitungan-perhitungannya.
    
2.3  Penjelasan Sistematika Skripsi
2.3.1 Pendahuluan
§  Latar Belakang
Latar belakang memuat: gambaran tema permasalahan di lokasi
penelitian yang akan dibahas dan berkaitan dengan penelitian yang akan dijalankan, diuraikan dari masalah yang luas ke arah masalah yang khusus. Oleh karena itu diperlukan data studi awal di lokasi tempat penelitian.
Ada 4 kriteria latar belakang yang baik:
1)  Adanya “seriousness of problem”,
2) Adanya “sense of urgency” (masalah yang harus segera ditangani)
3) Adanya “political will” (kebijaksanaan dari organisasi atau politis)
4) Adanya “manage – ability” ( direkomendasikan oleh pihak manajemen ).
Latar belakang ini juga harus mampu menjawab pertanyaan “mengapa memilih topik tersebut “
§  Rumusan Masalah
Perumusan masalah dirumuskan dalam bentuk kalimat tanya yang tegas dan jelas, serta menggambarkan hubungan arah hubungan antar dua variable atau lebih. Misalnya adakah, apakah, bagaimanakah, dan lainnya
§  Batasan Masalah
Batasan masalah adalah pembatasan ruang lingkup yang dilakukan dalam penelitian dimana pembatasan tersebut meliputi : tema / topik, area atau wilayah yang diteliti, sumber informasi, lokasi penelitian serta waktu penelitian
§  Tujuan Penelitian
Menjelaskan tujuan penelitian yang dirumuskan dalam bentuk pertanyaan mengenai makna yang terkandung dalam permasalahan atau tema pokok penelitian.
§  Manfaat Penelitian
Manfaat penelitian meliputi: 1) manfaat bagi pengguna (user), 2) pengembangan keilmuan, dan 3) bagi peneliti, sehingga scara khusus hasil penelitian memberikan masukan bagi si peneliti, masyarakat, instansi terkait dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta diharapkan dapat dijadikan pertimbangan sebuah kebijakan
§  Definisi Operasional
Menjelaskan pengukuran-pengukuran dan hasil yang diharapkan dari pengkuran terhadap variabel yang terkandung dalam pertanyaan penelitian.

2.3.2 Kajian Teoritis
        Menjelaskan secara teoritis variabel-variabel penelitian serta hubungan antar variabel, untuk seterusnya menurunkan hipotesis.
§  Tinjauan Pustaka
Tinjauan pustaka merupakan penelusuran kepustakaan untuk
mengidentifikasi makalah dan buku yang bermanfaat dan ada hubungannya dengan penelitian yang dilakukan serta merujuk pada semua hasil penelitian terdahulu pada bidang tersebut. Tinjauan pustaka disusun berdasarkan tujuan penelitian, pertanyaan penelitian dan masalah yang akan dipecahkan. Sumber
yang dipakai dalam tinjauan pustaka harus disebutkan dengan mencantumkan nama penulis dan tahun terbit.
§  Kajian Teori
Berikan uraian teoritis mengenai tema atau judul yang dipilih. Contohnya: judul yang dipilih “Hubungan Kekuasaan dengan Tugas dan Tanggung Jawab Pimpinan”. Maka dicari teori-teori atau dukungan pendapat para ahli
§  Hasil penelitian yang relevan
Menjelaskan temuan-temuan penelitian sebelumnya yang relevan dengan tema atau judul yang dipilih. Jika tidak ada, tidak perlu diada-adakan.
§  Kerangka berpikir
Menjelaskan keterkaitan variabel dengan tema atau judul yang dipilih. Contohnya: menjelaskan keterkaitan variabel kekuasaan dengan tugas dan tanggung jawab dalam suatu diagram tertentu sehingga nampak jelas bahwa tugas dan tanggung jawab pemimpin betul-betul merupakan pencerminan kekuasaan pemimpin.
§  Hipotesis
Menjelaskan implikasi dari kerangka berpikir tersebut dalam bentuk dugaan jawaban permasalahan penelitian. Contohnya: terdapat hubungan positif yang berarti antara kekuasaan dengan tugas dan tanggung jawab pemimpin.

2.3.3 Metodologi penelitian
§  Tujuan khusus penelitian
Menyatakan tujuan penelitian secara operasional. Tujuan khusus mengacu kepada subpertanyaan-subpertanyaan penelitian.
§  Metode dan desain penelitian
Menjelaskan metode apa yang digunakan dalam proses pengumpulan data, misalnya metode deskriptif dan alasan-alasan mengapa metode tersebut digunakan.
§  Instrumen penelitian
Menjelaskan teknik yang digunakan dalam pengumpulan data di lapangan, misalnya kuesioner, tes, observasi, studi dokumentasi, dll. Jelaskan pula aspek-aspek apa yang akan diungkap melalui instrumen tersebut dan persyaratan/pengujian instrumen. 
§  Sampel penelitian
Menjelaskan teknik penarikan sampel yang digunakan serta bagaimana prosedurnya, beberapa banyak responden yang diteliti. Sertakan tabel responden.
§  Teknik analisis data
Menjelaskan cara menganalisis data, yakni statistik mana yang akan digunakan: statistik deskriptif mana dan untuk apa, statistik analitik mana dan untuk apa. Kemukakan rumus yang digunakan dan bagaimana langkah-langkahnya (kalau perlu).

2.3.4 Hasil penelitian
§  Variabel yang diteliti
Menjelaskan secara singkat variabel-variabel penelitian, mana variabel bebas dan mana variabel terikat.
§  Deskripsi hasil analisis data
Menjelaskan hasil-hasil analisis data terhadap variabel yang diteliti. Artinya, hasil pengukuran terhadap variabel dinyatakan dan dilukiskan. Misalnya proporsi jawaban responden dalam bentuk persen, atau nilai rata-rata, modus, median, simpangan baku, varian  dari setiap variabel yang diukur. Tabel dan grafik hasil pengukuran variabel dapat dibuat untuk mempermudah para pembaca mempelajari temuan penelitian. Berikan interpretasi terhadap nilai-nilai hasil tersebut. Tabel dan grafik bisa juga ditempatkan di lampiran.
§  Pengujian hipotesis
Menjelaskan hasil perhitungan analisis data dan membandingkan dengan kriteria pengujian hipotesis, untuk kemudian menarik kesimpulan, apakah hipotesis penelitian diterima atau ditolak.
§  Pembahasan hasil pengujian hipotesis
Memberikan argumentasi teoritis terhadap hasil pengujian hipotesis. Misalnya, apabila hipotesis penelitian ditolak atau tidak terbukti, berikan alasan mengapa tidak terbukti. Diterima atau ditolaknya hipotesis bisa dijadikan dasar untuk mengajukan saran-saran dalam bab terakhir.
2.3.5 Kesimpulan dan saran
§  Rangkuman penelitian
Menjelaskan secara singkat permasalahan yang diteliti, hipotesis yang akan diuji, metodologi penelitian, yakni metode, instrumen, sampling, teknik analisis data, hasil temuan penelitian, termasuk hasil pengujian hipotesis.
§  Kesimpulan dan implikasinya
Menyatakan temuan-temuan penelitian, baik secara deksriptif (hasil pengukuran variabel) maupun secara analitik (berkenaan dengan hasil pengujian hipotesis), yakni hipotesis mana yang terbukti dan apa maknanya. Jelaskan pula implikasi apa yang dapat ditarik dari hasil penelitian ini, baik bagi kepentingan ilmu, kepentingan profesi, ataupun bagi kepentingan pemecahan masalah.
§  Saran-saran
Berisi gagasan-gagasan atau pemikiran atas dasar hasil penelitian, saran untuk memperbaiki atau meningkatkan makna suatu variabel dari berbagai sudut yang berkepentingan dengan veriabel tersebut. Akhiri saran yang berkenaan dengan penelitian lebih lanjut sehubungan dengan hasil penelitian tersebut. Kualitas saran bukan pada banyaknya saran yang diajukan, melainkan pada bobot saran dan maknanya dilihat dari hasil penelitian. Sub-bab ini menyatakan saran teoretis tentang apa yang perlu diteliti lebih lanjut untuk pengembangan ilmu pengetahuan dari bidang ilmu yang dikaji, serta saran praktis yang terkait dengan penyataan penerapan ilmu pengetahuan terkait.

Daftar pustaka
     Berisi buku atau karya ilmiah lain yang digunakan sebagai penunjang penulisan karya ilmiah, baik yang dikutip langsung maupun tidak langsung.

2.4  Format Penulisan
1)   Pengetikan naskah Skripsi dilakukan dengan komputer, pengaturan lay-out sebagai berikut:
·    Pias (marjin) atas       : 4 cm dari tepi kertas
·    Pias (marjin) kiri        : 4 cm dari tepi kertas
·    Pias (marjin) bawah : 3 cm dari tepi kertas
·    Pias (marjin) kanan   : 3 cm dari tepi kertas
2)   Pengetikan hanya dilakukan pada satu muka kertas, tidak diketik bolak-balik
3)   Jenis huruf yang digunakan adalah Times New Roman atau huruf yang setara dengan ukuran sebagai berikut :
·   ukuran font .12 untuk isi naskah
·   ukuran font 16 dan tebal untuk judul dalam Bahasa Indonesia serta font .14 dan tebal untuk judul dalam Bahasa Inggris
·   ukuran font .12 dan tebal untuk nama penulis pada judul
·   ukuran font .14 dan tebal untuk nama lembaga pada judul
·   ukuran font .10 dan tebal untuk tulisan lain pada judul
4)   Jarak antar baris adalah dua spasi
5)   Jarak antara penunjuk bab (misalnya BAB I) dengan tajuk bab (misalnya PENDAHULUAN) adalah dua spasi
6)   Jarak antara tajuk bab (Judul bab) dengan teks pertama isi naskah atau antara tajuk bab dengan tajuk sub bab adalah empat spasi
7)   Jarak antara tajuk sub bab (Judul bab) dengan baris pertama teks isi naskah adalah dua spasi
8)   Tiap alinea teks isi naskah diketik menjorok ke dalam (ke kanan) sejauh lima ketukan
9)   Jarak antara baris akhir teks ini dengan tajuk sub berikutnya adalah empat spasi
10)    Jarak antara teks dengan tabel, gambar, grafik, atau diagram adalah tiga spasi
11)    Alinea baru diketik menjorok ke dalam (ke kanan) sejauh lima ketukan dari pias (marjin) kiri teks isi naskah; jarak antara alinea adalah dua spasi
12)    Petunjuk bab dan tajuk bab selalu diketik pada halaman baru
13)    Penulisan daftar pustaka
§  Pengarang tunggal :
Goldschmidt, W. 1992. The Human Career The Self in Symbolic World. Cambridge: Black Well.
§  Pengarang bersama :
Corcoran, K. & Fischer,J. 1987. Measures for Clinical Practice : a Source Book. New York : The Free Press.
§  Redaksi atau Suntingan :
Koentjaraningrat (red). 1983. Metode-metode Penelitian Masyarakat. Jakarta : Penerbit PT Gramedia.
§  Terjemahan :
Scott,J.C. 2000. Senjatanya Orang-orang Yang Kalah. Terjemahan A. Rahman Zainuddin, Sayogyo dan Mien Joehaar. Jakarta:Yayasan Obor Indonesia.
§  Bab dalam buku :
Fleishman, I.A. 1973. Twenty Years of Consideration and Structure. Dalam Fleishman, I.A. & Hunt,J.G. (penyunting). “Current Development in the Study of Leadership” Selected Reading, hlm. 1-37. Carbondale : Southern Illinois University Press.
§  Jurnal :
Persoon, G.A. 2002. Isolated Islanders of Indigenous People : the Political Discourse and its Effects on Siberut (Mentawai Archipelago, West-Sumatra). Antropologi Indonesia 68 : 25-39.
§  Rujukan Elektronik :
Boon, J. (tanpa tahun). Anthropology of Religion. Melalui <http://www.indiana.edu/~wanthro/ religion.htm> [10/5/03]
Kawasaki, Jodee L., and Matt R. Raveb. 1995. “Computer-Administered Surveys in Extension”. Journal of Extension 33(June). E-Journal on-line. Melalui http://www.joe.org/june33/95.html [06/17/00]














BAB III
PENUTUP
3.1     Kesimpulan
Skripsi merupakan salah satu syarat untuk mendapatkan gelar S1 disebuah perguruan Tinggi. Dalam penulisan skripsi terdapat beberapa sistematika penulisan yang harus diperhatikan. Sistematika tersebut bersifat baku dan non baku sesuai dengan kesepakatan dari sebuah instansi yang terkait.
3.2     Saran
Dalam penulisan makalah Skripsi masih terdapat banyak kelemahan. Oleh karena untuk tugas selanjutnya diharapkan kepada penulis mencari sumber data dengan wawancara dan tidak pula meninggalkan studi pustaka yang utamanya. Sehingga akan diperolah tentang penulisan skripsi itu dengan baik dan jelas pula
 







                                                                                                                  




DAFTAR PUSTAKA

Dr. Nana Sudjana. 2011. Tuntunan Penyusunan Karya Ilmiah. Bandung: Sinar Baru Algensindo.