Sabtu, 26 Desember 2015

Ia Obat Sepi dan Gundahku..bismillah



Pekanbaru, 26 Desember 2015
KUTEMUKAN OBAT Sepi…..

Sepi,,,
Kemarin kami masih bertujuh….
Sekarang kami tinggal bertiga menghuni rumah petak dengan 4 kamar….
Bahkan suara jangkrik pun terdengar begitu jelasnya dari pinggir dinding kamarku. Ataukah mungkin jangkrik mengetahui kesepian yang melanda hatiku.

Entahlah,,,
Takkan mungkin pula ia tahu isi dalamnya hatiku yang merasakan kegundahan dan kebosanan ini, atau mungkin saja ia sengaja berjalan-jalan dipinggiran tembok kamarku karena iapun ingin menepis kesepian yang tiada tara ini.

Sepi,,,
Aku binggung bagaimana untuk menghapusnya
Ku nyalakan musik naysid dari notebookku dengan volume full, ku coba mengikuti dendangan syair-syair dari setiap bait lagu yang aku dengar
Mungkin hanya 30 menit ia mampu menggantikan rasa sepi ini tetapi kemudian sepi itu kembali menjelajahi relung hatiku.
Ku ganti alur musik yang aku dengarkan yang kali ini bukan haraqi atau nasyid sendu tetapi kulabuhkan pada muratal Thaha. Ku putar surat demi surat berdasarkan hafalanku…

Alhaqqah,…
Malhaqqah,,..
Wama adrakamal haqqah….
Lantunan suara Thaha begitu menyejukkan hatiku….
Surat al-haqqah bercerita tentang hari kiamat. Kepastian tentang datangnya hari kiamat,dan berisi seputar pertanyaan apakah hari kiamat itu ?

Entah mengapa ku temukan keteduhan ini dalam surat-surat itu ?
Entahlah aku pun binggung, biasanya aku lebih suka berjam-jam memutar nasyid2 bernada cinta dibandingkan dengan lantunan muratalku. Jika dihitung perbandinganya 1:4 jam…lebih banyak nasyidnya daripada muratal yang aku dengarkan.
Tetapi ….
malam ini semua itu terbukti. Allah tidaklah menjadikan Al-quran itu sia-sia,, Allah sudah menjanjikan bahwa hanya ALquranlah pengobat kegundahan dalam hati kita. Allah telah banyak menuturkan bahwa Alquran lah yang mampu menggetarkan kembali jiwa-jiwahamba-hamba-Nya.
Lantas masihkah kita mengingkari mukjizat Nabi Muhammad yang besar ini ?
Lantas tidakkah kita bersyukur, ternyata Allah masih membukakan hati-hati kita untuk teduh dan merasakan getaran-getaran ketika nama2 Allah dalam Al-quran itu ketika  kita dengarkan, kita bacakan bahkan kita hafalkan
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang engkau dustakan??

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang engkau dustakan ?
33x dalam Qs. Arrahman pertanyaan ini diulang-ulang.
Lantas masihkah kita binggung bagaimana menyebuhkan kesepian dan kegundahan hati-hati kita ?
Lantas masihkah kita memilih tempat2 dugem, tempat shopping daripada menyediakan waktu kita barangkali 1 jam atau 30 menit untuk mentadaburi kalam-kalam ilahinya…
Astagfirullah…..
Sungguh manusia itu bersifat sombong dan lupa serta kufur nikmat…
Ketika ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah, memohon dengan kesungguhannya, mengadu kepada-Nya.
Dan apabila mendapat kebaikan ia menjadi kikir
surat Al-ma’arij 20-21..

sepi itu alamianya sifat manusia
hanya orang-orang yang mencintai Alquranlah yang mampu menepisnya,,
hanya bibir-bibir yang fasih dalam melafazkan ayat-ayat ilahinya sajalah yang mampu menemukan penawar sepi dalam setiap untaian –untaian huruf demi huruf dalam barisan ayat-ayat-Nya.  

#MAKEYOURLIFEISHAPPYWITHQURAN #MAKEYOURLIFEBEHAFIDZ/HAFIDZAH
#MAKEOURLIFEISVERYLOVEQURAN
#MAKEALLAHALWAYSLIFEINOURDEEPLYHEART
   

ALways Love you My God.......!!!!1