Rabu, 28 September 2016

Menyibak Rindu


 
Pernah terkadang sekali-kali hati ini merasa merindu.
pernah juga terkadang hati ini tersadar dan merubah rindu itu menjadi hilang
Pernah juga dimasa-masa yang mungkin tak bisa dipungkiri rindu ini benar-benar mencuat begitu hebatnya sehingga sulit untuk diabaikan bahkan untuk dihilangkan

Menyibak Rindu,,,,
Bagaimana akan aku ucapkan rindu yang tak bertuan ini?
bagaimana aku akan tahu layakkah atau tidak layakkah rindu ini untuk tetap disimpan?
argh,,,,Rindu yang tak bertuan sepertinya lebih pantas untuk melukiskannya
Rindu ini,,,,pada tuan yang mana dan yang mana? masih sulit untuk dijawab
yang aku rasa terkadang aku merasa merindu itu saja,,,
merindu kepada hal yang sepele seperti tentang keusilan, Kejahilan untuk saling mengolok satu sama lain.
Argh,,,lamunanku terlalu jauh. Membuat rasa rinduku semakin mengambang terlalu ketinggian. Aku harus sadar karena apa ?? Rinduku masih berjudul rindu yang tak bertuan…
Menyibak rindu…
berarti menuangkan setiap kerinduan kita yang mendalam kepada seseorang
Menyibak Rindu,,,,
Berarti siap untuk berani mengatakan “Aku Merindukan Mu atau I Miss U”
Tetapi,…
sepertinya aku hanya berani menyimpan rindu-rinduku dalam relung-relung hatiku
Sepertinya aku hanya berani mengutarakan rinduku kepada malam yang semakin gelap
kepada angin yang semakin menyejukkan dan kepada bintang yang semakin jauh di angkasa sana

Menyibak Rindu….
arhg,,,,,aku masih belum tahu akan aku apakan tentang rasa rinduku yang tak bertuan ini
Menyibak Rindu…
Welcome ……Di Dunia Rasa Yang Tak Berujung dan Di Dunia Yang Tak Bertuan

        Rindu Sosok yang tak beridentitas                27 September 2016

Sabtu, 24 September 2016

TERHENTI ATAU BERHENTI


Ada suatu masa, kamu berhenti dan terhenti. Dua kata yang mungkin terdengar sama, tetapi bisa memiliki dua makna yang berbeda. Terkadang aku harus berhenti tetapi kakiku tak inginku terhenti di titik ini. Terkadang aku benar-benar harus terhenti disalah satu persimpangan yang membinggungkan pandanganku, padahal hatiku berkata untuk tidak berhenti.
Kamu,,,,pernah merasa bosan? atau kamu pernah merasa binggung? Bosan dan Binggung akan apa yang harus kamu lakukan. Bosan karena rutinitas yang selalu sama kamu jalani, binggung hal apa yang akan kamu lakukan kemudian lagi. Manusia memang begini sifatnya, selain bersifat lemah, bodoh & serakah, terkadang manusia juga bisa kehilangan arah semangat. Hari kemarin mungkin kita semangat dengan rutinitas keseharian kita hingga melelapkan hingga fajar menyingsing, namun hari ini lain lagi. Karena hatinya setiap manusia selalu berubah-ubah (Moody).
Membahas dua kata berhenti dan terhenti? aku pun binggung apa yang akan aku tuliskan seputar dua kata ini. Berhenti kata ini lahir dari sebuah gerakan murni dari hati. Hati kita yang menginginkan kita untuk benar-benar berhenti, berhenti untuk menyusuri jalan kehidupan yang tak mudah ini, berhenti untuk terus menapaki jalan yang berkelok, berliku dan kadang naik dan turun ini, atau sekedar berhenti menunggu suatu janji yang telah lama kita nanti, bisa juga berhenti untuk mengharapkan sosok yang jauh disana. Apapun itu yang akan memaksa kita untuk berhenti. Berhenti yang benar-benar dari hati. Ia Bisa akan berakhir dengan titisan air mata, karena terkadang kita harus berhenti dan tetap berhenti padahal hati kita ingin tetap maju dan ke depan. Lalu apa bedanya dengan terhenti? Bagiku Terhenti adalah ketika ada sebuah batu penghalang ditengah-tengah perjuangan kaki kita, ditengah-tengah pengembaraan kita. Terhenti bukan berarti akan berujung untuk berhenti selamanya. Karena ketika kita terhenti dengan kerikil yang menyandung kaki kita, masih ada waktu untuk melanjutkan perjalanan kita yang masih panjang. Terhenti adalah sebuah peluang untuk menjemput kesempatan lainnya.

Terhenti,,,
Kamu pernah berjalan di sebuah lorong yang gelap?
atau kamu pernah merasa terhenti karena jalan yang kau tempuh benar-benar buntu?
lalu apa yang kamu lakukan jika kakimu terhenti dengan hal itu ?
sudahkah kakimu terhenti dan berhenti disana selamanya?

Terhenti,,,,
Terhenti bukan berarti kita harus berhenti
Terhenti adalah sedikit gangguan kecil disetiap langkah perjalanan kita
Terhenti,,,,Bukan berarti kita harus berhenti
Tenang,,,kita bisa putar arah dan mengulangi kembali lorong yang telah kita lewati
Jika lorong pertama yang kita lewati buntu mungkin ada lorong lain yang menuju ke arah cahaya keluar,,,
Terhenti,,,bukan berarti kita harus berhenti, tetapi kita hanya diminta untuk beristirahat sejenak, meneguk air, mengibaskan pilu perjalanan kita dan kembali mencharger energi kita

Terhenti
Tak harus berakhir dengan berhenti
Kita memang terkadang harus ditakdirkan dengan dua pilihan ini terhenti atau berhenti
tetapi,,,kita bisa memilih akankah kita terhenti sejenak kemudian melanjutkan perjalanan yang panjang kita atau memilih berhenti selamanya, berhenti disana dan mengakhirinya.
Lalu aku bisa katakan ketika kita benar-benar telah berhenti tanpa mendapatkan apa-apa yang kita cari artinya kita sudah menyerah
Jika begini maka kamu hanya tinggal kembali memilih ulang pengembaraan kamu di dunia ini
Ingin Terhenti atau Berhenti,,,,hai sang pengembara dunia?

                                                                                                      on Sept, 4 2016 at 10. 59 wib