“KATA HATI
YANG TERLUKISKAN “
“DIBALIK LAYAR KELEMBUTAN SEORANG MUSLIMAH”
Kelembutan hati seorang wanita jangan
pernah engaku ragukan,,,pasti didalam hatinya selalu terselip kelembutan,
didalam jemarinya saja kelembutan itu juga ada, dalam senyumannya terasa juga
ada kelembutan. Semuanya tentang wanita
jangan lagi engkau ragukan akan kelembutan dan kebaikan hati dan luhurya.
Kecantikannya yang mengalir dari sela-sela tahajud dan amalan ibadahnya menjadi
bukti mengapa ia dinamakan serang muslimah…
Tak harus seorang ihkwan ragukan
kembali bagaimana kepribadian yang ada dibalik jilbab using seorang wanita
muslimah, tak pula patut seorang ikhwan tanyakan lagi tentang kesholehannya di
balik jilbab yang menjuntai hingga menyapu lantai Karena tanpa ditanyakan
mereka pasti sudah tahu jawabannya. Ya,,,sudah
sepatutnya ia benar-benar bidadari-bidadari dunia yang sengaja Allah berikan
dan Allah biarkan berjalan di dunia ini untuk menjadi pelengkap dan perindah
pemandangan di muka bumi ini.
Sudah selayaknya bahwa wanita muslimah
itu adalah perhiasan dunia yang mungkin tidak semua laki-laki mudah untuk
mendapatkannya, Karena harga seorang muslimah itu mahal harganya,, butuh kerja
keras dan usaha untuk memperolehnya dan hanya orang yang benar-benar terpilih
lah yanag akan mendapatkannya.
Kerap kali mereka mengatakan muslimah
itu kummel, muslimah itu gag modis atau bahkan muslimah itu ketinggalan gaya,
nah disinilah letak kesalahannya. Sesungguhnya bagaimana sih tampilan wanita
muslimah yang sebenarnya itu ? apakah ia menggunakan baju dengn warna yang
mencolok ? atau bahkan ia harus menggunakan perhiasan yang berderet
menglingkari pergelangan tangannya??
atau ia membawa semua alat alat make up dan semua pernak-perniknya di
dalam dompet kecil yang bahkan dompet itu lebih berharga daripada ia harus
membawa Alquran untuk diselipkan ditasnya….
Wahai saudara ku,,, muslimah itu
sederhana saja,, lelaki yang baik dan paham pastilah dapat membedakan mana yang
wanita muslimah sesungguhnya atau wanita yang biasa-biasanya saja. Dompet mu,
peralatan make up, tas-tas unik mu, gelang-gelang ataupun perhiasan yang
menggantung dileher mu,, dapatkah ia menolongmu kelak di akhirat ? manakah yang
akan menguntungkan mu jika engkau isi tas mu dengan mukena, dan Alquran atau
engkau isi tas mu dengan alat-alat duniamu saja ? pastilah engkau tahu
jawabannya. Inilah sederet pernyataan yang aku mampu berikan penjelasan sebagai
bentuk pembelaanku kepada mereka yang selalu mengatakn muslimah ini dan itu.
Dapatkah kita menjadi manusia yang tidak sekedar memandang pada cover namun
menilai pada proses ia menuju perubahan itu. Mungkin memang tepat yang
dikatakan mbak putri kepadaku,
“ dek Dira manusia tidak pernah menilai
dari sisi Tuhan karena manusia menilai dari sisi hasil apa yang mereka lihat,
namun Tuhan menilai dari sisi proses kita mencapainya”
Aku hanya bisa bertahan dan mengazamkan
kepada diriku semoga aku diberikan keistiqomahn dengan balutan busana muslimah
ini dan tetap menabur benih-benih dakwah di masyarakat. Aku berharap apa yang
aku semai dihari ini akan membawakan hasil yang indah di akhirat kelak aamiin,
sambil mnyudahi aktivitas ku didunia social media, rasanya sudah cukup aku
memberikan komentar kepada akun iseng yang menggangguku dengan pertanyaannya
yang meremehkan kata-kata muslimah dan jilbab besarnya. Astagfirullah kau hanya
bisa memohon pada sang maha pengampun.
Hmm,,,tibalah aku kembali terjun
kedunia ku yang kedua, mendengarkan muratal junaidi tah untuk mengulang hafalan
ku dikamar yang kecil namun mendamaikan hati ku ini, aku hendak menghabiskan
waktu asarku disini dan bersama lantunan ayat Al-quran ini dan pada akhirnya
aku terpejam tanap tersadarkan diri hingga adzan magrib berkumandang.
“SEUNTAI
RINDU BERBALUT CEMBURU”
Bagai
punduk merindukan bulan adalah istilah yang mungkin sering kita dengar bahkan
sudah tak asing di telinga para penyair-penyair muda. Sebuah kata yang mungkin
memiliki makna yang indah bagi mereka yang memang menahan kerinduan dihatinya. kutuliskan
seuntai doa rindu kepadaMu yang berbalut kecemburuan,,, bukan saja adonan roti
kukus saja yang memerlukan balutan adonan tetapi ternyata rasa rindu terhadap
manusia juga memerlukan balutan adonan rasa seperti baluatan cemburu balutan
kasih sayang serta balutan yang menggambarkan luapan hati kita pada hari itu.
Sengaja
ku tuliskan surat beruntaian cinta berbalut cemburu kepada mu,,,karena
sejatinya kini aku baru sadar bahwa sebenarnya aku mengucapkan ribuan terimakasih
kepadamu menjadi teman tidur dalam hujan-hujan emosiku yang tak terkendali
siklusnya,, terkadangku bersikap lembut bagai dingin salju yang membelai mu
terkadang emosiku bagaikan radiasi matahari yang senantiasa terus menyengat dan
membuatmu gerah untuk segera beranjak dari kamar kita yang kecil dan mungil
itu.
Ketika
senja mulai menyapa
“
ketika senja mulai menyapa, bolehkah aku bertanya adakah masih ada tawa canda
yang terukir di senja ini? “
Ketika
senja mulai menyapa, adakah masih ada ramah tama dari bibir-bibir kita yang
terkunci rapi ? Ketika senja mulai menyapa, aku merindukan kebersamaan dalam
balutan tawa riang gembira dari bibir manismu. Namun kali ini ketika senja
menyapa aku masih terpaku dalam kesendirianku menulis dan tetap menulis hingga
menunggu senja-itu benar-benar hilang dari pelupuk mataku. Mbak putri aku
merindukanmu kini sulit ku temui garis-garis lesung pipit mu. Kapan kembali
dari Kampung?? Ku selesaikan surat kerinduan ku karena sebuah pesan masuk dari
layar ponselku.
Kak,,,
beli buah semangkanya berapa?
Kak,,
semuanya udah siap, piring udah siap, buah udah di beli parsel juga udah siap,,
Ooo…ok
dek (jawabku dengan polos ) sambil mengacungkan jempol ku tanda bangga kepada
adek-adek magang keagamaan, tanpa perlu coordinator semuanya sudah teratur
dengan baik.
Mereka
bukan sekedar adik bagiku, mereka juga bukan sekedar adek-adek magang yang
terbatas sekedar organisasi, mereka juga bukan sekedar teman kerja, tetapi
mereka adalah sahabat, adek, dan bahkan rekan kerja yang kembali mampu
menggunggah semangat saya ketika semangat ini mulai turun, mereka adalah bentuk
wanita muslimah yang kembali menyalurkan dan menghantarkan nilai-nilai rabbani yang
menghancurkan tameng keeegoisan ku, yang menghancurkan tameng kegundahan dan
naik dan turunnya imanku.
Muslimah
seperti kuntum bunga…
Mereka
menyejukkan sekaligus mendamaikan jiwaku…
Muslimah
itu seperti bidadari mereka mengagumkan sehingga membuat ku cemburu
kepadanya,,,
Muslimah
itu seperti alquran berjalan,, dalam setiap gerakkan bibirnya selalu terlantun
ayat-ayat Allah
Muslimah
itu seperti angin yang semilir,, dalam keadaan panas yang terik cuaca yang
dingin mereka tetap mendinginkan dikala amarah menguasai.
Ya
,, mereka bagiku seperti air yang menggantikan wudhu mampu menyiram panas
ketika kita membasuhnya.
Masih
di bumi yang ramai dengan segala keributan dan aktivitas kesibukkan lautan
manusia yang tenggelam pada masing-masing kebutuhannya, namun aku memilih untuk
sementara menyepi dan menghadap kepada kepada-Mu, tiada tempat yang mendamaikan
ku sesaat ini. Dimasjid sembari mengetikkan kata demi kata diatas keyboardku yang
terus menggodaku. Aku sematkan muratal Alquran disebelah telinga kananku,,
Cuaca
hari ini cukup terang. Cukup panas untuk mngeringkan baju ku yang telah 3 hari
tak terangkat dari jemuran kost karena selalu basah terkena hujan,, seperti
topic terhangat di akhir bulan maret ini adalah hujan yang tiba-tiba,, kala
siang cuaca begitu terik membakar kulit-kulit dan tanpa komandan sore hari
hujan langusng memuntahkan airnya kebumi.
Memilih
masjid Arfaunnas untuk menulis adalah tempat yang tepat sekali,, aku merasa
kedamaian, aku merasakan aku dapat bertemu dengan –Nya tanpa ada yang menggangu
aku khusyuk dan aku tenang,,
Aku
teringat kisah para Nabi terdahulu, bahwa mereka banyak sekali melakukan
kegiatan yang dilakukan di masjid Karena masjid adalah lambang suci bagi umat
islam itu sendiri, oleh Karena itu beruntung sekali kita yang saat ini
mencintai masjid untuk tempat merenung dan menyediri namun bukan memilih tempat
clubbing untuk menenangkan kegalauan dihati dan dipikiran kita,, Karena akan
semakin pusing pikiran kita yang kalut dengan lantunan music yang hingar binger
ditelinga kita,,,maka aku rekomendasikan pilihlah masjid dan muratal Al-quran
untuk menenangkan jiwa-jiwa kita,
Sembari
menunggu waktu untuk sosialisasi kkn, ada sejuta kerinduan yang belum sempat
aku tuliskan pada lembar yang kali ini,, entah mengapa setiap hari aku ingin
menuliskan rasa ku dan asa ku atau bahkan keputusasaan diatas keyboard yang selalu
menari-nari mengikuti irama ketikan jemari-jemariku,,,,
Entah
mengapa rasa rindu ini kini semakin
mendekati rasa cemburu,,,,wah,,, aku jadi sedikit berpikir mungkin rasa ku
kepada nya sudah semakin dalam,,wajar aktivitas sehari-hari ku selalu berkutit
dan bertemu dengannya,,,
Oleh
Karena itu ku pilih tulisan ini untuk meluapkan rasa yang belum tersampai
hingga saat ini,, aku teringat suatu surat Al-quran “ sesungguhnya Allah mencintai
orang-orang yang sabar!. “
Ada
satu kata didalamnya yaitu sabar… seperti nya aku harus merekatkan kata sabar
di hatiku dan dimataku,,tahan,,,dan tahan,,,piker ku sendiri,,,,
Gelih
sih memikirkan logika lucu ini,, mana mungkin mataku aku berikan kata sabar,,
ketika ia terus memaksaku untuk terus melihat dan melirik kepadanya,,,
Ya
ALLah,,aku kembali beristigfar dalam kesunyian untuk menghadap kepadamu,,,mungkin
ada keshilafan di balik rasa rinduku sehingga menjerumsukan ku pada jurang yang
mungkin saja jika terlupa kepada Mu akan aku lakukan hal-hal yang tak
sepatutnya seorang muslimah lakukan. Aku sempat terpikir,,aku ini muslimah
patutkah aku memiliki rasa seperti ini ? atau mungkin aku harus tahan rasa ini
barang kali beberapa tahun kemudian???
PEKANBARU,
jum’at, 3 April 2015
Dira,,dira
tahajud yuk,,,
Suara
dari seberang kamar yang berniat membangunkan ku untuk segera menegakkan shalat
malam ku.
Ya
An,,,,!! suaru menjawab mata ku masih terpejam tetapi tanganku mulai menjelajah
kesudut-sudut kasurku mencari penerang yaitu hapeku,,,ku lihat waktu masih jam
04.00 wib,, masih ada waktu 30 menit lagi untukku menunaikan tahajudku piker ku.
Dira,,dira ayo seegra bangun,,suara itu membuat untuk segera bangun ku ambil
sajadah dan mukena dan kubasuh wajah ku dengan air yang menyejukkan yang
mengalir dengan tenangnya membasuh wajah ku membersihkan sisa kotoran yang
nyasar dimataku, di hidung dan di seluruh anggota tubuh yang ku basuh,,,katanya
Ketika membasuh anggota wudhu dapat menghapuskan dosa-dosa yang tanpa sengaja
menempel yang telah dilakukan. Aamiin,,semoga kebiasaan menjaga wudhu selalu
menjaga kita dalam kondisi suci dan bersih serta kembali meningkatkan kedekatan
kita kepada sang khalik pastinya,,,
Ku
dirikan shalat dalam 4 rangka dan ku tambah 1 rakaat untuk menegakkan witir
sebagai pertanda penutup shalat dihari ini. Serta ku iringi dengan 5 lembar
tilawah Al-quran,, kata Ani shalat tahajud dapat memperkuat hati dan jantung
kita,,,jadi harus membiasakan bangun pagi sebelum subuh menyerang
hehe,,,wah,,siap-siap untuk ngantuk di tengah-tengah pelajaran.
hari
ini kami harus bergegas menyiapkan ini itu,,, merapikan ini melengkapi ini,
Karena hari isdak mendadak dari Tim KPKM universitas Riau,,,meskipun dari divisi
ku tidak ada sejarahnya disidak namun kusempatkan waktu istirahat untuk
membantu suadara-suadara ku yang akan disidak hari ini semoga lancar dan terlewati
dengan sukses. Karena hari ini cukup menegangkan ini akan menentukan apakah organisasi
hima kami berjalan maju atau malah berjalan mundur selama jabatan kami, karena
kami ingin menjadi inspirasi untuk adik-adik kami kelak bukankah dalam ayat Al-quran ditegaskan “
senangkah engkau jika meninggalkan penerus yang lemah ?” oleh karena itu sekuat
dan semampu kami membuktikan dan memberikan contoh yang baik untuk penerus kami.
Tim KPKM usai menyidak jam 09.40 ku
lihat ada yang aneh selama penyidikan selesai wajah murung dari raut wajahnya sengaja
ia tak tampakkan ia tutupi dengan membaca Alquran mungkin itu cara ia
menghilangkan kekecawaan dan kesedihannya dengan melarutkan dalam untaian
keindahan ayat-ayat Allah,. SubhanaAllah kekagumanku semakin menjerit kepadanya
iri ini kemudian berbumbu cemburu. cemburu Karena keistiqomahanya, cemburu
Karena ibadahnya. Entahlah sepertinya isi hati dan pikiranku hanya tertuju
padanya saja tak ada makhluk adam lain yang tersorot di mata hati dan pikiranku.
Ya ALLAH Virus ini kian menjalar dan merasuk kayaknya obat dari dokter takkan
ampuh kecuali aku yang menangani dan menghandle hatiku serta mnghijabkan
hatiku.
Ia
tetap duduk bersandarkan lemari kaca yang berisi piala-piala prestasi yang
pernah diraih Hima Pefsi selama berdiri, masih dengan Al-Quran ditanggannya. Namun
ada yang berbeda kali ini di sebelahnya tergelak nasi bungkus yang tak ia
sentuh sama sekali. Entahlah mungkin selerahnya sudah hilang atau ia sudah
kenyang karena sudah menyantap sarapan gorengan yang kami beli. Aku hanya
sekedar menduga dan tak berani untuk menatap dan menanyakannya. Disisi seberang
sana, aku lihat ada wanita lain yang sangat mengkhawatirkan dan bahkan peduli
akan kehadirannya, aku bagai pengamat yang mengamati keadaan mereka berdua,
entahlah adakah perasaan diantara mereka berdua yang saling bertautan. Perasaan
wanita tak pernah berdusta aku yakin ada getar-getar frekuensi yang menjalar di
kedua hati mereka dari gerak-gerik, tatapan, dan cara menanggapi satu sama lain
diantara mereka aku bisa mengerti walaupun itu hanya tersurat, aku tafsirkan
dan aku baca sekali lagi perasaanku berada diantara jurang kecemburuan.
Astagfirullah ku ucapkan secarah lisan dan pelan di benakku.
Firman……firman….makan
yok,,,
Dira
makan yok,,,mereka gag mau makan ni kalau kita gag makan bareng –bareng sapa
Risa dari balik pintu sengaja mengingatkan aku yang asik sambil membungkus
kado, lupa hari ini ketua telah mentraktir sarapan dan sekaligus makan siang.
“
iya, duluan aja J
sambil meringkis dan memberikan senyuman terhangatku untuk memberikan keyakinan
kepadanya. Tapi firman tak memberikan respon apa-apa ia hanya diam dan ia
akhirnya beranjak dan berkumpul dengan barisan yang lain untuk makan bersama-sama,,,tinggal
aku ynag masih bertanya-tanya pada hati
ku benarkah dugaan ku terhadap tingkah dua remaja itu.
Ku
putuskan untuk melaju motorku pada kecepatan 60 km/jam,, kulirik sudah telat 20
menit dari jadwal yang dijanjikan. Tiba-tiba sebuah sms masuk
ukh
Sutriya,, terbaca di layar ponsel
“afwan
ukhtifillah, lokasi makan yang di tempat pertama masih tutup kita ganti ke
lokasi di tempat kedua ya, informasi selanjutnya menyusul y ukhti,,,”
Ku
berhentikan laju motorku disebrang toko perabotan menungggu sms baru masuk. 15
menit kemudian pesanyang ditunggu muncul kembali,,
“ukhti
kita makan di warung steak ya,,,di jalan Nangka,,,segera menyusul ya ukhti,,,”
“
ok… ku ketikkan balasan singkat “ dan melaju menuju lokasi yang dijanjikan. Hari
ini adalah hari terakhir kami bersama dilingkaran mengaji yang terbentuk di
buan November ini harus berakhir di bulan April, katanya Ada REKOMPOSISI baru
dari kampus itu sudah jadi peraturan dari Dewan Pembina sebagai mutarabbi kami
hanya menerima.
***____________________________________________________________________________________________***
Selamat,
ucapan terus berulir di telingaku,,,dan rasanya tanganku lelah untuk menyambut salam
dari semua teman-temanku karena perpisahan ini pertanda kami sedang naik
jenjang. ya ternyata bukan hanya sekolah yang ada tingkatannya dari PAUD, TK SD
SMP SMA UNIVERSITAS di lingkaran mengaji pun ada jenjang nya juga.
Kalau
2 tahun yang lalu aku berada di jenjang
menengah kini aku berada dijenjang muda yang artinya aku “dibina untuk membina
“,,wah “’kata-katanya sepertinya rumit
“
DIBINA UNTUK MEMBINA” Artinya selain aku dibina untuk mengaji akupun punya
kewajiban untuk membina adek-adek baru.
“
SEMUA TERASA LELAH JIKA KITA TIDAK LILAH,,,DAN KITA DI DUNIA BUKAN UNTUK
BERISTIRAHAT PANJANG NAMUN JIKA INGIN ISTIRAHAT MAKA ISTIAHAT \LAH KELAK DI
AKHIRAT”
Inilah
yang membuatKU tidak pernah mengatakan tidak untuk amanah yang selalu
diberikan, kader dakwah tidak pernah mengatakan mbak maaf belum siap,,,atau
afwan kak ilmu adik masih sedikit. Tidak ada istilah maaf, afwan ataupun dll bagi
kader dakwah,,jika ia mampu maka ia harus bergerak jika ia telah terpilih maka
ia harus jalankan jika di suruh maka ia harus ikhals menjalankannya,
JANGAN BIARKAN MEREKA ILFEEL !!!
Banyak yang mengatakan, seorang akhwat itu
cengeng,, lembek,,lambat dalam bekerja,,,dan semua sebutan yang tak mungkin aku
tuliskan satu persatu,, bahkan ada yang mengatakn akhwat itu tidak rapi sok
sibuk sendiri de el el….
Jadi
akhwat jangan cengeng,,kalau kau tampakkan kecengengan mu dihadapan mereka maka
kau tampakkan kelemahnamu,,,
Jadi
akhwat jangan lembek,,Karen ajilbab yang menjuntai panjang,,jilbab yang
menutupi mu tidak menjadi penghalang bagi mu untuk bekerja dengan cepat juga
tdak menjadi penghambat bagi mu untuk menghadirkan berbagai alasan –alasan
Jadi
akhwat jangan malas,,,,kesibukkan dan aktivitas dakwah mu bukan menjadi
alasanmu untuk malas mengerjakan Tgas akhir mu,,malas mengerjakan skripsi malas
dengann nproposal dan sejenisnya,,yang telah kau rapikan semuanya dalam lemari…
Jadi
akhwat harus cekatan,,,cekatan dalam bertindak,,,,,cekatan dalam mengerjakan
dakwahmu cekatan dalam urusna dunia mu,,,,,
Jadi
akhwat jangan lemah,,,,, mentang-mentang menggunakan jilbab labuh,,,katanya
suara itu aurat kau jadikan untuk berlemah lembut dihadapan yang bukan
muhrimmu,,,
Jadi
akhwat haru stegas dan kuat,,,,sekuat baja,,,,bukan berarti kau lupakan dan kau
lalaikan tugas mu sebgai muslimah,,tugas mu memasak,,tugas mu mendiidk
anak,,tugas mu memcuci dan segudang tugas lainnya yang harus kau krjakan
dikehidupan rumah mu,,,
Jadi
akhwat jangan banyak alasan,,disuruh kesana-kemai disuruh menghadiri acara ini
itu,
Jadi
akhwat harus tahu,,kapan dan dimana posisi harus ditepatkan;,,,
Bukan
maksud ku untuk menyinggung,,bukan maksud ku untuk menyindir,,,,namun izinkanlah
penulis kecil ini merangkai kata untuk kembali menyadarkan kita,,memperbaiki
yang salah,,,mengingtakan kembali yang lupa,,
“kecuali orang-orang yang beriman
dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan
nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.
(Qs. Al’ashr:3)
Pernahkah
kita berkaca atau sejenak menilik kebelakang akan aktivitas kesibukkan kita?
Pernah kah kita sejenak merenung untuk mengoreksi diri sudah kah kita menjadi
cerminan muslimah yang baik ? maaaf Sobat sekali lagi “ JANGAN BUAT MEREKA ILFEELL”
ILfeel
dengar kita setiap hari ngeluh baju yang belum dicuci,,baju yang
kehabisan,,kaus kaki yang kehabisan dan tetek bengek lainnya yang jaid jurus
ampuh kita untuk menjadikan kesibukkan kita kambing hitamnya,,,
Tidakkah
kita risih ketika kesibukkan yang begitu padat namun management untuk urusan
kita terbengkalai? Tidak kah kita malu kita dikenal sebagai seorang aktivis
namun ketika dilihat kamar mereka mengatakan kamar kita seperti kapal pecah ??
Tidak
kah kita risih,,,,dibalik segudang waktu-waktu kita sedikitpun susah untuk
meluangkan rehat untuk pribadi kita ?
Mari
sahabat muslimah,,,kita merenung sejenak..” SUDAH KAH KITA MENJADI MUSLIMAH
YANG MENGINSPIRASI LUAR DAN DALAM “
SUDAH
KAH KITA MENGINSPIRASI BAHWA MENJADI SEORANG AKTIVIS TAKKAN MEMBUAT KITA LALAI
?
“
MARI KITA LONTARKAN PERTANYAAN YANG TERAKHIR UNTUK KOREKSI DIRI KITA” PATUTKAH
KITA DIKATAKAN SEORANG MUSLIMAH JIKA KITA BELUM DISIPLIN TERHADAP WAKTU –WAKTU
KITA “ mari sobat “ JANGAN BIARKAN MEREKA SEKALI LAGI LAGI DAN SETERUSNYA
ILFEEL ‘
Semoga,,,tulisan
sederhana ini menjadi koreksi bagi pribadi-pribadi muslimah yang dirundung
dengan segudang jadwal rutinitas kesibukkan namun lupa akan lingkungannya
pribadinya.
Ku
sudahi status ku di facebook,, semoga tulisanku menjadi koreksi untuk
senantiasa memperhatikan penampilan kita, management waktu kita dan management
semua aktivitas kita. Aamiin terakhir ku sematkan stiker smile JJ. Langsung
ku tekan pilihan upload status. Dan finish bagiku untuk disosial media berarti
waktunya bagiku melakukan kebiasanku yang lain di sore ini yaitu mendengarkan
muratal junaidi taha.
“ AKU YANG BERTAHAN DISINI”
Waktu cepat berjalan. Hampir 5 bulan
telah kuhabiskan waktuku bebas dari beban SKS dan rutinitas kuliah pagi dan
sore kini aku disibukkan dengan rutinitasku, laptop dan tugas akhirku alias
skripsi.
Namun, aku belum memulai mengetik satu
huruf aku sudah melayang dalam lamunanku. Lamunan akan nasibku yang merasa
selalu menunggu, aku pun heran mengapa aku sanggup untuk menunggu. Padahal Pasti
sulit bukan menjadi seseorang yang harus menunggu. Apalah arti kata itu ditelinga
kita semua, mungkin hanya sekedar rentetan kata ang terdiri dari 8 huruf,,,, namun seperti itulah jika hanya 1
huruf memanglah tiada arti tetapi jika huruf tersebut kita susun banyak sekali
hati yang tersakiti, banyak sekali mereka yang mengatakan aku kesal jika
mendengar kata tersebut.. MENUNGGU,,,,omg mungkin yang seharusnya kita hindari
dari hidup ini,,, tidakkah bisa kita ontime?? Tidakkah kita bisa disiplin akan
waktu yang kita punya ? tidakkah kita bisa komitmen dengan sikap kita ??
hello,,,,,, kalau menunggu hanya 5 menit mungkin aku katakan aku ok,,namun
ketika aku menunggu harus sampai bertahun-tahun, aku bisa jadi lumutan. Adakah
seorang wanita yang ingin menunggu??/ adakah seorang wanita yang ingin
digantung?? Pastilah setiap wanita mengharapkan adanya kepastian????
Pikiranku yang melayang,,menggerutu
didalam hati,,,tak bisa diungkapkan,,,kala bertemu dengannya langsung aku seperrti
terpaku tak bisa berkata-kata apa,,,namun ketika dia jauh dan tak sepatah kata
meninggalkan pesan kepadaku aku ingin memuntahkan rasa sakit hatiku padanya,,,aku
ingin dia tahu aku bukan wnaita yang ia bisa berikan harapan palsu,,,,aku ingin
ia berikan kepastian,,,HARUSKAH AKU TETAP BERTAHAN DISINI MENUNGGUNYA ???
HELLO,,,,,,,,I’M STAY HERE FOR YOU..
“ dorr….!! Melamun lagi ini ??”” sapa
ani dari sudut kamarnya yang berukuran 4
x 5 cm,,
“ ah,,,tidak kok,,,,(sambil meringgis
menyembunyikan gelagat ku yang tak ingin ketahuan kalau aku memang baru saja
melayangkan pikiranku alias melayang””
“ isss,,,,jangan bohong,,aku tahu kamu
dira !!! lihat tu jari-jari mu ,,,,,hahahah,,,ngaku kamu ngelamunkan???””
“ aku terpaksa ngaku ,,,ani selalu tahu
kebiasan ku ,,,jika ku berbohong maka kau tak kan berhenti meremas-remas
jariku,,,,, “
“ iy,,,,iya aku ngelamun,,,masalah
buatkamu ejek ku sambil mengjulurkan lidah ku padanya ,,,,’
Sambil berlalu menuju ruang tamu,,,,
“ apa sich yang kamu lamunkan??/ masih
tentang pangeran impian kamu itu ?? yang Cuma ada dipikiranmu??? Iyaaakan???”
Aku malu harus menjawab pertanyaan
ani,,,mungkin ia bosan mendengarkan ceritaku tentang lelaki yang sejak ku
kuliah tak pernah lepas dari ingatnku,,,,bahkan setiap hari ada saja topic yang
aku ceritakan tentang dia,,,
Aku tahu ini hanya perasaan sepihak.
Toh,,,jika aku terluka aku juga yang memulainya. Aku yang memulai memiliki
perasaan ini meskipun aku tahu perasaan ini hanya perasaan sepihak dari akhwat
jengeng seperti ku. Aku yang memulai untuk mengamati setiap
gerak-geriknya,,,aku yang memulai untuk mulai update akan kabarnya dimanapun ia
berada…
Rasanya malu,,malu pada ani yang selalu
mengeluarkan tausiyah-tausiyah yang panjangnay seperti rel kereta api,,bahkan
seperti kebulan asap dari cerobong yang siap-siap membuat ku bosan.
“ kamu itu dira,,,bandel juga lagi
sudahlah kamu akan menyakiti hatimu sendiri. Toh dia tidak tahu kamu menyukainya..apa
lagi yang harus kamu pertahankan. ?? kamu berani mengatakn kepadanya secara
tersu terang kalau kamu selama ini jadi secret
admirenya dia ???” mulai dech keluar pertanyaan gerrutu dari ani,,,,,,
“ ani,,,,,aku sudah mencoba
melupakannya,,,aku install bbm aku, dan sengaja kau tidak menginvitenya dalam
datar kontaku,,,namun aku masih selalu teringat padanya. Kamu tahukan aku satu
organisasi bersamanya,,,semua urusan surat menyurat dan izin apapun itu aku
selalu berurusan langsung dengannya aku harus melewatinya,,,,,gimana aku bisa
membumu hanguskan perasaan ku ini?? Bahkan seribu kali kau berdoa dalam qiyamul
lail ku,,,,sellau kusematkan wajah dia dalam doaku,,,”ya Allah jika ia jodohku dekatkan kau dengannya,,namun jika ia bukan
jodohku maka jauhkan kau darinya. Jika perasaan ini hanya perasaan nafsu
belakan maka sucikan kembali hatiku jangan biarkan setan bersarang dihatiku
jangan biarkan perasaan ini membuat ku perlahan-lahan kelembah zina,,meskipun
itu zina hati, zina mata. Ya Allah berikan aku ketegaran, berikan aku ampunanmu
jika dalam setiap hariku selalu terlintas wajahnya yang tak sepatutnya kau
lakukan,,, ya Allah aku sadar dia bukanlah muhrimku,,,dia bukan halal bagiku.
Maka jika kau izinkan sambutlah perasaan ku ini dengan keridhaan –mu karena
sesunggunya engkaulah yang menautkan hati-hati setiap insane dalam lingkaran
pernikahan. Jika ia bukan milik ku maka segera hapus ia dari bayanganku dan
kirimkan seseorang yang telah engaku tuliskan menjadi pelengkap ku,,menjadi
imamku yang akan membimbingku selalu untuk menuju jannah-Mu. Aamiin,,,aamiin ya
Rabbal’alamin..””
Ani hanya bisa terdiam ketika ia
mendengar setiap doa –doaku,,, pasti dia akan lemetakkan tangannya dan
memelukku dan pada akhirnya ia akan senantiasa mendoakan ku semoga aku memang
berjodoh dengannya.
“hmm…sabar ya dira, semoga Allah akan
pertemukan kamu denganya di waktu yang tepat, mungkin belum waktunya. Mungkin
aka nada waktu yang tepat Allah menjawab semua doa-doamu,,,,kita akan menunggu
jawaban dari Allah,,kelak engaku akan bersanding dipelaminan bersamanya atau
dengan ikhwan yang lebih baik dari diirnya, pastilah kamu harus yakin akan
takdir yang sudah digoreska dan yang sudah Allah lukiskan untukmu,,,, (sambil
mengusap kepalaku)
Ani,,,aku memeluknya smabil menagis terharu
dengan kata-katanya yang terakhir,,,,
“ Ih,,,,jangan jadi akhwat cengeng !!!!
bentaknya padaku udah sana lanjutkan tu skripsi kamu,,,mau diomelin bunda gag
tamat 4 tahun kuliahnya ??””( sambil melotot kepadaku)
“ heheh,,,kekeh ku kepadanya,,makasih
ya Ani kamu yang terbaik bagi ku… !! sip bos,,,,aku semangat kalau gini buat
skripsi ku,,,,”
“ gitu dung,,, oea Dira aku keluar
sebentar ya,,,ada rapat hari ini.”
Rapat apa pagi-pagi buta gini,.??
Sambil melirik jam. Hehe maklumlah kita
harus jadi Akhwat yang tangguh meski orang masih baring-baring dikasurnya
,,kita sebagai orang yang paham akan peran kita sebagai murabbi ini harus siap
kapan dan dimanapun kita. Walau jam 6 kalau waktunya pemhasan tentang
kemasahalatan ummat ya harus segera capsus menyikapinya..
Anilah yang selalu menjadi tembok yang
bersandarku..ia juga yang menjadi penasehat di kost ku,,menjadi seorang ibu
yang dengan kelembutannya siap melumat
dan menjaid pendengar setia keluhan aku dan teman0-temanku yang lainnya maka
tidak salah jika ia adalah yang TERBAIK BAGIKU saaat ini. Maka ketika aku
melihatnya aku merasa beruntunglah seorang ikhwan yang akan mendapatkan
dirinya. Senyum yang indah, tutur kata
yang sopan snatun, sikap keibuannya,, ketangguhannya, dan kesholehannya aku
tidak ragukanlagi. Bahkan aku malu kepadanya sebagai seorang akhwat yang sudah
ada di dunia tarbiyah lebih kurang 5 tahun ini belum mampu mengahandle
virus-virus VMJ itu. Malu pada mutarabbiku,,,malu pada jilbabku, malu pada
gelarku sebagai seorang aktivitis dakwah. Masa seorang aktivitis dakwah yang
selalu bergelumut denagn ayat-ayat Alqurn, hadis, buku-buku islam ydan yang
selalu berkoar-koar tentang management cinta dalam lingkaran asistensi
adik-adik junior ku masih bisa terserang virus VMJ itu.
“ aku berangkat ya,,,Assalamualaikum”
“ waalaikumsalam,,,hati-hati An! Jangan
malam-malam pulang y aku bosan dikost sendirian,,,, soalnya hari ini agenda ku
kosong,,, malah mbak putri masih dikampung pula, sepi tahu dikost kalau
hari-hari libur gini. Teriakku padanya “
Ani hanya menjawab dengan tangannya
yang membentuk lingkaran ok ,,,,pertanda ia merespon keluhan ku barusan.
Tinggal lah aku dengan laptop yang
masih menyala dari jam 4 tadi,,belum sempat aku mengisirahtakannya maklum
mahasiswa semester akhir emang selalu menghabiskan waktunya didepan layar
computer bahkan sering menghabiskan wkatunya dengan secangkir cappuccino
sebagai minuman pembasmi ngantuk,,,hehe tapi bagiku minuman apapun itu, kopi
cappuccino dll jika aku ngantuk maka dengan mudahnya aku dapat tidur dimanapun
dilantai tanpa alas kasur yang ujung-ujung aku terserang masuk angin..inilah
yang dikatakan semua orang waktu SD
lihat anak-anak SMP pengen cepat-cepat SMP, ketika sudah di SMP pengen cepat di
SMA, ketika sudah di SMA penegn segera kuliah, katanya kuliah itu nyantai bebas
dari aturan baju ataupun seragm,,bisa sesuka kita mau datang atau tidak,,,,
yang penting absen tetap jalan alias titip tandatangan dengan teman. Nah
,,,sekarang giliran udah di kuliah ngerjain skripsi ribetnya,,,rasa ingin
melambaikan tangan ke kamera dan teriak help….help…help……
Ku pilih music yang ada dilaptop ku
bingung putar muratal atau lagu maher zain ya?? Dan pada akhirnya kau dengarkan
lantunan music maher zain karena dari jam 4 tadi sudah ku puta berulang-ulang
kali muratal junaidi taha untuk memurajaah hafalan juz 30 ku. Saat ini aku
sednag mencari muratal untuk juz 29 aku berniat untuk mentutaskan hafalan juz
29 ku di Ramadhan tahun ini aamiin.
“ HUJAN YANG TAK DIUNDANG”
Angin berhempus dengan kencangnya,,aku
terasa tertarik kebelakang ketika hendak mengajar. Aku memacu yamahaku dengan
kecepatan 60 km/jam karen aaku tidak ingin telat lebih dari jam 19.00 kalau aku
telat aku bisa pulang jam 22.00 malam nantinya…manalah kau diizinkan berada di
luar lebih dari jam 22.00
Ku lirik jam di ponsel ku pukul 18. 45
wb aku butuh waktu 15 emnit untuk menuju lokasi siswa ku,, namun angin yang
berhembus ini seakan-akan melarangku untuk melanjutkan perjalananku,,,,, angin
malam ini berbeda, sepertiny ahendak turun hujan tetapi kenapa anginnya kencang
sekali , aku bertanya sendiri
Dan pada akhirnya apa yang kau pikirkan
terjadi,, baru 5 menit aku berjalan menuju lokasi tanpa diundnag hujan deras langsung mengguyur seluruh bajuku,,hari
ini kau lupa tidak menyiapkan jaket untuk membalut tubuhku alhasil dingin
mendera seluruh tubuhku,,terasa menggigil bibir ku. Aku putuskna untuk memutar
arah motor ku kembali kekost berharap sebelum seluruh tubuhku benar-benar
kedinginan. Namun hebatnya hujan kali ini berhasil membuat tangan dan kaki
terasa kaku aku tiak kuat untuk menggas yamahaku, akhirnya aku putuskan untuk
berhenti berteduh di masjid. Malu dengan bapak-bapak di masjid yang menunggu
dimasjid sampai waktu isya datang karena busana dan kerudung ku yang tak satu
ujung pun kering,,sambil memarkirkan Yamaha aku menuju teras masjid, aku tidak
berani masuk takut sajadah didalamnya basah olehku. Hingga ada seorang ibu yang
menegur ku.
“ mau kemana nak?? Kok bisa basah kuyup
gini?”
“ iya buk,,tadi mau ngajar privat tapi
kehujanan dijalan mau balik kekost ternyata hujannya semakin deras,”
“ ya Ampun,,baju kamu basah semua nak,,hujan
juga belum berhenti, nanti kamu bisa masuk angin. Yuk masuk aja kedalam
hangatkan tubuh ku didalam”
Smbil meraih tanganku,,,,
“ terimakasih buk,,,nanti sajadah
didalam kotor soalnya saya basah kuyup begini sambil menunjukkan keadaan ku
yang menyedihkan itu”
“ gag pa,,,orang ibu yang selalu
membersihkan masjid ini nanti kalau kotor tinggal dicuci lagi, sambil senyum
kepadaku membuat ku tidak enak untuk menolak ajakanny. Apalagi niatnya untuk
membantu ku
“ terimakasih y buk,,maaf merepotkan
balasku kepada si ibu yang aku tidak tahu namanya,,,,”
Aku buka diary ku sembari menunggu
hujan agar reda, kau buka lembar halaman ke 40
Dear
Diary,, september 7, 2015
“
hari ini kau basah kuyup, badanku menggigil kedinginan aku takut penyakit
malaria ku kambuh akibat hujan mala mini, aku tidak tenang aku belum
mengabari siswa ku untuk menunda jadwal
mengajar mala mini, pasti atika sudah menunggu ku dikamarnya berharap kau
datang. Hari ini katanya atika sedang ada tugas smeoga atika bisa mengerjakan
tugasnya denagn baik. Aku hanya bisa mengatakan kepada atika aku terjebak hujan
jadi tidak bisa menerusan perjalanan untuk mengajar malam ini.”
Dear
diary,,,
Entah
mengapa hujan malam ini tiba-tiba turun, tanpa memberikan tanda tanda dosore
hari,,padahal siang tadi cuaca sanagt terik. Hujan memang seperti itu, dia tak
perlu kita undang di atak perlu meninggalkan pesan peringatan ataupun pertanda
kepada kita, jika ia diperintahkan untuk segera memuntahan air nya membasahi
bumi maka ia akan segera melaksanakan tugasnya. Bagi hujan ketika ia mampu
melaksanakan perintah sang RABB ia bisa menunjukkan ketaqwaannya kepada sang
khalik,,ituah bentuk bahwa bukan hanya manusia tetapi setiap benda, dan makhluk
yang Allah ciptakan memang sepatutnya hanya memuji dan bertasbih kepada-Nya.
Apalagi kita sebagai manusia yang notabene nya adalah makhluk yang paling
sempurna ia ciptakan, kita diberikan akal pikiran kita diberikan perasaan
bahkan Allah sendiri mempercayai kita sebagai manusia untuk mengemban amanah
menjadi pemimpin di muka bumi ini seperti dalam Qs. Al-Baqarah ayat 30
“ingatlah
ketika TUhamu berfirman kepada para malaikat : sesungguhnya aku hendak
menjadikan seorang khalifah dimuka bumi. Mereka berkata ; mengapa engkau hendak
menjadikan khalifah dbumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan
menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji engkau dan
mensucikan engkau?? Tuhan berfirman: Sesungguhnya aku mengetahui apa yang tidak
kamu ketahi “.
Dari
ayat ini Allah menegaskan kepada malaikat bahwa manusia lah yan terbaik untuk
menjadi pemimoin di muka bumi ini. Dan sepatutnya kita yang telah dipilih ini dan
memang selayaknya kita diciptakan hanya untuk menyembah kepadanya Qs.
Adz-dzariyat : 56
“
dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah
kepada-Ku”.
Maka
mana mungkin aku berhak menggerutu dan kesal dengan hujan ini,,mana boleh aku
menyalahkan keputusan-Nya yang menerunkan hujan malam ini. Maka sepatutnya aku
berdoa “ Allahuma syaiban nafi’an” semoga menjadi hujan yang berkah. Maka sepatutnya
aku banyak-banyak berdoa karena hujan adalah salah satu waktu yang mustajab
untuk dikabulkan doa.
Dear
diary,,,,,,,
Hmm,,aku
berdoa hari ini semoga Ia berikan yang terbaik padaku,, menyelamatkan keluarga
ku dari panasnya pai neraka, mempertemukan aku dengan orang-orang yang ku
kasihi dalam jannahnya yang didalamnya mengair sungai-sungai yang tidak di
ketahui di mana hulu dan hilirnya. Dan yang terakhir semoga aku dipermudah
menyusun skripsi ku dan di berikan pendamping yang terbaik untukku aamiin,,,””
Udah
dulu y diary,,,,sepertinya adzan isya akan dikumandangkan dan hujan diluar juga
sudah reda, aku harus segera kembali kekost mengganti bajuku karena tidak
mungkin aku shalat dengan baju yang kotor dan basah ini.””
Sesampainya dikost langsung ku ganti
semua yang basah dengan jaket tebalku,,, ada rasa sedih yang terlahir
dihatiku,, sedih hari ini tidak menemani muridku dalam belajar harap-harap
cemas bisakah ia mengerjakan tugasnya tanpa ku temani, kau tidak ingin murid ku
gagal dalam UN besok maka senantiasa aku memantau selalu menanyai atika tentang
soal-soal disekolah dan lain sebagianya. Ini mungkin salah satu upaya menjalin
kedekatanku dengan atika ,,meskipun sebatas guru yang disewa aku ingin tetap
menjalin tali silaturahmi ini kepadanya,,apalagi ia begitu manja kepadaku maka
wajahnya yang manja itu yang membuat
merasa bersalah ketika ia memintaku mengajar namun aku tidak bisa. Maaf y atika
sayang,,,kakak tidak bisa.
Ku refresh kembali perasaanku kekeadaan
yang lebih tenang,, aku ambil laptop kesayanganku, ku nyalakan ku jelajahi
dunia internet bersamanya,seperti biasanya aku suka mengekspos tentang
tulisan-tulisan usil ku berharap dengan tulisan ku dapat menginspirasi sekian
orang yang membacanya, aku ingin berdakwa bukan hanya face to face tapi mampu
memanfaatkan media social yang ku miliki. Hari ini aku memiliki fb maka lewat
media inilah aku lancarkan semua dakwah ku. Entah mengapa hari ini kau ingin
membahas tulisan tentang hijab yang
selalu jadi kontrofesi bagi pemudi di zaman yang moderenisasi ini. Bagiku
kondisi zaman saat ini semakin terlhat jurang antara kebaikan dan kejahatan
itu, kejahatan itu semakin merajalela menari-nari mengepakkan sayapnya tanpa
ada rasa malu dan kini keterbalikkannya kebaikan itu seakan terpuruk karena
semakin banyaknya aliran-aliran sesat isu-isu terorisme yang katanya didalangi
oleh sejumlah kaum muslim yang berhimbas masyarakat memandang miris kepada kami
yang menggunkan jilbab berbeda dengan remaja umumnya..semoga apa yang aku share
distatus ku ini mampu memberikan sedikitnya pemahaman karena hidayah itu bukan
seperti membalikkan telapak tangannya dengan gampang kita dapatkan. Selama ini
aku hanya mampu menjalankan peran yang mampu aku lakukan sesuai kesanggupanku.
Dan semuanya kembali kepada sang khalik snag pembalik hati manusia.
GERAKAN HATI DALAM BERHIJAB
Untuk Mereka Yang Bimbang Dalam Berjilbab
Pekanbaru September,
7 2015
Bukan salah seseorang wanita yang ingin tampil dan terlihat cantik
di khalayak ramai. Bukan salah wanita menginginkan berjuta pandangan mata
terpesona akan keanggunan penampilannya, juga bukan salah mata laki-laki yang
tertarik pada keelokkan dan kecantikan bidadari dunia yang telah di ciptakan
memang seharusnya menjadi pasangan Adam di muka bumi ini. Bukan Salah sang
Pencipta yang telah menciptakan berbagai rasa, baik rasa cinta, benci, kagum
atau sebagainya. Juga bukan salah Tuhan menjadikan hawa dan adam menjadi
pasangan belahan jiwa yang akhirnya menjadi latar belakang berdirinya manusia
yang berjuta-juta seperti saat ini.
Hidup memiliki pilihan tergantung kearah manakah pilihan kita akan
kita arahkan, kita boleh memilih A, B atau bahkan kita bisa membuat pilihan
yang lain yang menurut hati nurani kita yang terbaik bagi kita yang takkan
mencekik dan menyiksa batin kita. Hidup penuh pilihan, tak ada salahnya
seseorang memutuskan sendiri kehidupannya mereka sesuai pilihan dirinya tetapi
hidup juga punya aturan, ya bukan semarang aturan. Atuan ini di buat untuk
membuat kita menjadi lebih baik, aturan di buat agar hidup kita lebih
berpedomana karena pada sesungguhnya tanpa aturan hidup kita takkan terarah
dengan sempurna. Tuhan telah menciptakan aturan yang begitu indah bagi
hamba-hambanya yang senantiasa mengharapkan–Nya hadir dalam sanubarinya... Ya
Sekali lagi Tuhan tidak salah dalam menciptakan hukum Alam di muka bumi ini,
Tuhan tidak salah yang telah menurunkan Al-Qur’an bahkan kitab-kitab yang
berisi petunjuk guna pedoman kehidupan kita di muka bumi ini tetapi yang pasti
apapun aturan itu Tuhan hanya ingin menunjukkan dan menyadarkan kita “ KITA
HANYA BERSUJUD DAN MENYEMBAH KEPADA-NYA “. Kehidupan yang kita jalani tak kan pernah lepas dari pantuan
Yang Maha Kuasa, secantik dan serapi mungkin kita menyembunyikan dan
menutupinya, tetapi Yang Maha Kuasa pasti akan tahu karena seyogyanya Dia tak
pernah Tidur.
Nah,, hidup SEORANG WANITA
juga punya beberapa pilihan akankah ia memilih dengan busana trendy nya? atau
ia memilih dan merasa nyaman dengan busana muslimah nya yang semakin hari
ketika ia kenakan semakin menambah aura keanggunan dan kesholehannya? atau ia
akan memilih berada dalam kebimbangan dan keraguan akankah menanggalkan pakaian
muslimah dan hijabnya atau ia memilih menanggalkan baju trendy nya?
Ya,,, tidak ada yang salah dalam menentukan jawabanya,, karena
sesungguhnya pilihan itu ada di hati para wanita masing-masing ? tetapi
sejatinya Tuhan tak pernah salah menciptakan wanita dengan ragam kecantikannya,
Tuhan hanya ingin menunjukkan bidadari dunia yang berhijab itu lebih indah
engkau pandangi, karena sesungguhnya ia telah berusaha menutupi auratnya dan ia
berusaha menjaga kehormatannya, karena wanita yang mampu menjaga kehormatannya
kelak ia pun mampu pula menjaga kehormatan dan martabat suami dan
keluarganya,,, dan ia akan menjadi umi yang mampu membina keluarga sakinah,
mawadah, waramah dan melahirkan generasi-generasi Rabbani selanjutnya.
Percayalah Tidak ada yang salah dengan hidup kita karena
sesungguhnya HIDUP ITU ADALAH PILIHAN !
Akankah
kita memilih hidup dengan aturan sang Khalik ?
Atau
kah kita masih bimbang dalam menentukkannya?
Tetapi
percayalah suatu saat kelak engkau para wanita-wanita yang bimbang dalam
berhijab akan menemukan suatu hidayah itu,, ya sebuah hidayah yang akan engkau
teriakan dengan lantangnya
“ AKU BANGGA DENGAN HIJABKU DAN AKU MERASA TERLINDUNGI DENGAN
JILBABKU SERTA AKU MERASA TUHAN SELALU MENYAYANGI KU DENGAN BUSANA MUSLIMAH KU
“!
karena sesungguhnya Allah telah menegaskan dalam firmannya
“Wahai Nabi Katakan Lah Kepada iStri-Istrimu, Anak-Anak
Perempuanmu Dan Istri-Istri Orang Mukmin “ Hendaklah Mereka Menutupkan
Jilbabnya Keseluruh Tubuh Mereka”. Yang Demikian Itu Agar Mereka Lebih Mudah Di
Kenali Sehingga Mereka Tidak Di Ganggu, Dan Allah Maha Pengampun Maha Penyayang
(Qs. Al-Ahzab : 59)
“ Perempuan-perempuan keji untuk laki-laki yang keji, dan laki –
laki yang keji untuk perempuan yang keji (pula). Sedangkan Perempuan yang baik
untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik untuk perempuan yang baik
pula (Qs. An-nur : 26)
SO,, dimanakah pilihan kita ?
Sengaja aku sematkan kalimat pertanyaan
diakhir tulisanku, karena dengan begitu setiap yang membaca akan merenung
sejenak akan pilihan yang ada dihadapan mereka, baik atau buruknya itu
merekalah yang mempertanggungkawabkannya. Semoga tidak ada lagi hati-hati
wanita yang bimbang untuk memutuskan hijrah y,,hijrah dari rok mini mereka,
hijrah dari jilbab trendi mereka menuju hijrahnya busana muslimah sesuai
perintah Allah dalam Al-qurannya. Tidakkah kita ingat bagaimana respon kaum
muslimah dizaman Rasulullah ketika perintah menggunakan jilbab itu diturunkan.
Sontak tanpa berpikir panjang mereka menarik kain yang ada dihadapan mereka baik itu gorden ataupun yang lainnya
hanya untuk mematuhi perintah Allah. Nah,,bagaimana kita yang saat ini??? Kita
dilahirkan dizaman yang semuanya sudah ada, jilbab dengan segala gaya ada,
kerudung dengan semua jensi ada tinggal lagi kita yang menyikapinya untuk
menggenakan yang paling tepat dan nyaman serta sesuai perintah-Nya.
So,,,,disinilah engkau patut merenungkan pilihanmu ???
***------------------------------------------------------------------------------------------------------***
Jam begitu cepat berlalu, rintik suara
hujan kini tinggal sisa-sisa. Sepertinya tinggal nuansa yang dingin yang akan
menyelimuti malam ini. Begitu hujan ia datang tanpa diundang pergi juga tanpa
jejak tetapi ia hanya meninggalkan kesannya dengan balutan udara dingin yang
mampu membuat setiap insane nyenyak dalam balutan selimutnya, lelap dalam
mimpi-mimpi panjangnya. Hmm,,,,,, aku meringis sendiri hujan aja mampu
meninggalkan kesan sendiri bagi kita, tersu bagaimana dengan kita yang memiliki
perasaan ini pastilah selalu memiliki kesan tersendiri akan apa yang kita
pandang dan kita pikirkan.
Nah loh,,,aku merasa pikiranku sudah
mau melenceng dari jalur ini.
“ focus,,,,focus,,,fokuc,,,,focus dira
kamu harus focus !!!”
“ semakin aku mencoba focus tetap saja
rasanya pikiran ini sejenak ingin mengenang tentang dirinya,,,,ya Allah rasa
ini seperti seakan terpupuk dihatiku, padahal tidak sedikit pun aku berikan
pupuk kepadany atidak pernah aku siram bahkan kau berniat menghapusnya dari
hatiku. Tetapi tetap saja keinginannya untuk tersu berkembang dan berakar
dihatiku lebih kuat dari usaha ku untuk melenyapkannya.””
“ ani,,,kok kamu belum pulang sich??
Gerutuku sambil memperhatikan gerbang berharap ani segera tiba.”
Beginilah diriku,,ketika rasa gundah
itu datang hanya Ani yang mampu mengontrol kembali rasaku,,ia lah yang akan
kembali menyalurkan nasehat-nasehat nya kepada sehingga aku dapat kembali
menghandle perasaanku agar tidak terlewat jauh.. Ya Allah engaku pemilik hati
dari segala hati, engkaulah pemilik kasih saying karena engkau yang maha Rahamn
dan Rahim, maka jagalah hatiku dari sejurus nafsu dunia yang menyesatkanku
aamiin. (doaku dalam hati sambil memegang hatiku berharap ketenangan).