Karena ALIF LAM MIM
Ayat ini adalah ayat pertama pada surat Al-Baqarah
yang tidak seorang pun tahu apa makna yang terkandung didalamnya. Hanya allah
yang dengan segala kekuasaannya yang Maha Tahu. Ia adalah sumber segala jawaban
yang tak kita ketahui di muka bumi ini bahkan Allah ada sumber utama browsing
kita.
Pukul 08.00 wib motor Yamaha Gt merahku sudah terpacu
40 km/jam menuju tempat yang sudah kami janjikan. Yaitu Holiday 88 tepatnya
bioskop yang baru pertama kali aku masuki. Biasanya aku hanya mengenal bioskop
di SKA, MP mall sekarang ada bioskop lain yang baru aku kenal karena “ALIF LAM
MIM”. Niat yang terurung untuk tidak membeli tiket akhirnya berhasil dikalahkan
oleh rayuan maut sahabat-sahabatku di UR Cendikia terutama peran siadinda
kecilku “Dea”. Ia yang terus memaksaku, dan bersedia membayarkan 1 tiket
untukku. Sebenarnya rasa ingin menontonku juga tinggi tetapi timingnya tidak
tepat yaitu saat kondisi dompetku berada dikondisi kanker dan ditanggal tua. Hanya
tersisa Rp60.000. jiak idpikir-pikir untuk membeli 1 kursi dibioskop seharga Rp
50.000 maka hanya tertinggal Rp 10.000 saja didompet lusuhku yang entah kapan
aku mampu untuk menggantinya dan menyimpan rapi semua nota-nota bukti
pembelanjaan bulananku. Hmmm,,,,pikiranku semakin mengacau dalam kondisi
begini, terlalu banyak keinginan yang ingin segera terpenuhi namun kondisi dan
timingnya yang selalu tidak pada posisinya.
Hampir 30 menit ber Wa bersama dea dan akhirnya aku
memutuskan untuk memilih Alif Lam Mim dan membatalkan jadwal persiapan Seminar
matakuliahku. Dengan semangat menggebu kami sudah berada diposisi kursi kami
masing-masing pada pukul 08.45 menit, perlu dilema juga dalam perjalanan kami. Karena
harus tersasar dan memutari jalan yang sama untuk menemukan lokasi bioskop yang
kami tuju. Dengan bermodal google map yang akhirnya begitu membantu untuk
menemukan lokasi yang kami tuju. Terimakasih Google map lirihku meledek
sahabatku yang sepanjang perjalanan tak pernah lepas memandang pada layar
Tabnya, heheheh,,,,
Alif Lam Mim masih belum diputar hingga jam
menunjukkan pukul 09.00 wib baru diputar ketika pukul 09.15 wib dan semua kursiterisi
ramai. Baru kali ini aku saksikan semua yang berada dibioskop menggunakan
pakaian yang syar’I alis menutup aurat bahkan posisi antara lelaki dan
perempuan begitu dipisahkan. Subahanallah panitia yang tergabung dalam
Komunitas Pecinta Film Islam atau KOPFI Pekanbaru begitu mempersiapkan dengan
matang demi lancarnya penayangan perdana Alif lam Mim. Sempat terpikir bagiku apa maksud Alif Lam Mim
dalam film ini,, apakah menggambarkan 3 sosok orang yang memiliki karakter yang
berbeda atau yang lainnya, yang penting aku selalu menerka-terka apa yang belum
aku sajikan. Disinilah bentuk penasaranku dan kesabaranku pada sebuah film,,
aku selalu ingin lebih tahu jalan skenarionya seolah-olah aku berperan sebagai
sutradara kemudian dengan bangganya aku akan kembali menceritakan kepada semua
teman-temanku dengan berbagai ekspresi dan mimic yang akan membuat mereka
tertarik untuk mendengarkannya. Hehehe caranya sedikit memaksa.
Alif Lam Mim ternyata sebuah film yang bergenre
action. Disutradarai oleh Arie Untung yang
juga terkenal sebagai presenter terkenal disetiap acara baik RCTI, SCTV,
ANTV dan TV lainnya. Alif Lam Mim adalah sebuah film yang menceritakan tentang
kehidupan masa depan Indonesia 2036 yang akan datang. Jika dihitung-hitung
usiaku berada dalam 42 tahun saat 2036 itu. Film yang memunculkan 3 sosok
sahabat yang berasal dari 1 desa, 1 perguruan bela diri.
Alif sosok ini diperankan seorang Indo, berpikir
selalu tegas, lurus dan selalu membrantas setiap bentuk kejahatan. Masa lalunya
yang memaksanya memasuki agent khusus dipemerintahan saat itu. Masa lalu yang
telah menewaskan kedua orang tuanya dan hanya meninggalkan ia seorang diri
membuatnya selalu mencari sang pembunuh keluarganya.
Lam adalah sosok penengah diantara Lam dan Mim. Seorang
penulis disebuah kabar berita Liberisai. Ia adalah wartawan yang selalu menulis
dengan pandangan kebenaran dan tidak mementingkan kebohongan disetiap berita
yang ia rilis. Sosok yang bijaksana sebagai seorang ayah dan suami. Ia juga
pandai dalam hal Bela diri.
Mim adalah sosok pemuda yang memilih jalur untuk
khusnul khotimah yaitu dengan membangun sebuah pesantren. Bisa dikatakan bahwa
Mim yang paling sederhana dari 2 sahabat lainnya.
Ditahun 2036 kehidupan diindonesia sudah memasuki era
liberalism, kehidupan begitu bebas dimana-mana, senjata tajam dilarang untuk
digunakan, hanya boleh menggunakan senjata karet, dan setiap orang dituntut
untuk mengusai seni bela diri. Jikalah asas liberalisme sudah diterapkan maka
tidak ada lagi aturan yang menjadi pegangan utama bagi setiap orang, bahkan
agama pun akan dikesampingkan. Dan seolah-olah asas liberalism ini adalah asas
terbaik untuk menciptakan kedamaian yang selama ini dinginkan. Apalah arti
kebebasan jika masih ada perbedaan dan minoritas terhadap rakyat berjubah
besar, terhadap segelintir orang yang masih melakukan shalat yang masih
memiliki Tuhan dijiwanya, yang masih menggunakan jilbab dan busana gamisnya,
yang masih setia merapatkan setiap barisan-barisan shafnya dalam shalatnya. Apakah
itu arti kebebasan selama ini ?? apakah itu arti kebebasan jika kita dilarang
untuk menganut sebuah kepercayaan, dimana kita meyakini hanya dalam islam kita
menemukan kedamaian???
Alif Lam Mim memberikan gambaran bahwa tantangan
kehidupan kita kedepannya lebih keras dan lebih kejam terutama hal yang berbau
agama terkhususnya islam. Dalam film ini islam seolah-olah islam menjadi
ancaman besar dalam Negara,bahkan menjadi topik pencarian dimesin utama para
polisi dinegara yang katanya menganut asas liberalis itu.
Alif Lam Mim menggabungkan 3 karakter yang
benar-benar saling berbeda namun pada ujungnya membela satu jalan kebenaran
yaitu islam. Di tahun 2036, islam menjadi kaum minoritas yang selalu membuat
kekacauan dimana-mana,menyebabkan ledakan, menyebabkan pertengkaran, bahkan
terkadang mereka yang memiliki jabatan tinggi mengkambinghitamkan islam dengan
dalih “ sekumpulan kaum agamais yang ingin menentang Negara “
Alif lam mim
begitu mengajarkan kepada kita serta menyadarkan kita yang katanya peduli
tentang islam,, bahwa islam itu selalu menjunjung kebenaran, tidak pernah ada
ajaran untuk menjadi teroris yang mengancam kedamaian Negara bahkani islam
itulah yang mengajarkan sumber kedamaian itu. Dengan mengenal Tuhan yang
memiliki setiap jalur hati manusia, yang mendengar setiap keluh kesah
manusia,yang menjawab doa setiap hamba-hambanya serta yang selau memberikan
ketenangan kepada jiwa-jiwa yang mudah rapuh dan galau itu. Bukan islam sumber
kekacaaun yang terjadi didunia namun karena tanpa agamalah penyebab kekacauan
itu.
Alif Lam Mim mengajarkan kepada kita untuk mengenal islam
secara syumul, mendalami dan mencintai islam dengan sebaik-baiknya serta rela
membela islam dalam kondisi apapun. Alif lam mim juga memberikan makna tersirat
bahwa hanya orang-orang yang beriman sajalah yang akan tetap berada dijalan
yang diridahi Allah itu yaitu islam. Hanya orang yang tetap mengedepankan
tuhanlah yang akan tetap istiqomah berada dijalan-Nya.
Ali Lam mim mengajarkan kepada kita mengapa didalam
shalat kita harus selalu merapikan dan merapatkan shaf??? Karena didalam rapatnya
shaf akan terbentuk ikatan saling kepercayaan, shaf yang tidak rapi mudah
sekali untuk disusupi oleh orang-orang yang memiliki niat yang buruk. Karena dalam
Alif lam mim menceritakan tentang kelengahan seorang ulama untuk selalu
merapikan dan merapatkan barisan sehingga masuklah penyusup yang berhasil
menjebak dan membuat citra buruk pesantren. Sekali lagi Alif lam mim membuka
mata kita bahwa selalu ada golongan-golongan yang akan menjadi musuh umat islam
baik yang dekat maupun yang jauh. Oleh karena itu “islam itu dulunya asing dan
akan kembali asing, maka berbanggalah kita yang menjadi asing karena golongan
yang asing inilah yang Allah jamin berada dalam jalan yang diridhai Allah swt”.
Dimasa yang akan berada dizaman liberalism kemampuan
bela diri harus kita kuasai, kemampuan akan dunia Iptek juga harus kita kuasai
dengan sebaik-baiknya. Sosok Alif dan Mim yang tak pernah satu pemikiran selalu
disatukan dengan kedewasaan dan kelembutan jiwa sosok Lam. Bahkan meski harus mengorbankan
jiwa istri tercintanya ia lebih memilih kedua sahabatnya untuk membuktikan
sebuah keebenaran, untuk menegakkan kebenaran dimuka bumi yang tak mengenal
Tuhan itu.
So,,,saya merekomendasikan film ini,,ajaran bagi kita
untuk tetap meletakkan Allah diposisi yang paling atas.
Islam muncul dalam
keadaan asing, dan ia akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah
orang-orang yang terasingkan itu.” (HR. Muslim no. 208).
Serta aka nada masa dimana kita sulit untuk
membedakan mana yang benar dan salah,maka hanya kepada tuhan kita meminta
petunjuk…
Selamat menyaksikan ALIF LAM MIM SOBAT,,,,,,
SEMOGA KITA ISTIQOMAH DIJALAN-Nya.