Jomblo
“Menanti Yang Halal Untuk SInggah”
Jomblo,,,,,” kamu gag laku ya??”
Jomblo,,,,duh pasti kamu kesepian kalikan? Malam minggu
sendirian, ulang tahun gag ada yang ngajak jalan, gag ada yang ingetin makan,
sholat dan ngucapin selamat tidur sayang?”
Wah,,,,itu rentetan sms dan hujatan yang datang dari
kiri dan kanan kita saat status jomblo akhirnya bertengker didalam hidup kita. So,,,,bagaimana
kamu menanggapinya ?? kamu sedih,,kamu malu atau bahkan kamu akan menjawab
dengan tegas seperti ini
“Jomblo,,,,bukan
berarti gag laku karena jomblo “Menanti yang HALAL untuk Segera Singgah”
Ini adalah refleksi yang saya coba tuliskan kembali
setelah hampir 1 minggu memiliki buku “ Kutinggalkan dia Karena Dia.” Buku yang
sudah sangat lama aku inginkan sebelum ia dibedah oleh UKMI Al-Maidan orientasi
keislaman yang berada dikampusku. Sudah lama aku tahu tentang buku ini, melalui
instragram @duniajilbab. Buku yang tipis tidak terlalu tebal untuk ukuran
seorang yang kutu buku, buku yang tidak terlalu ilmiah bagi anak eksakta, serta
bukan buku yang berisi pikiran-pikiran yang perlu penalaran yang dalam seperti
anak filsafat. Buku KDKD ini cukup
ringan bahasanya, kemasan sampul yang menarik membuat setiap orang ingin
membacanya harganya juga murah sesuai kantong mahasiswa yang belum memiliki
penghasilan tetap seperti diriku,
Dari sampul judulnya saja kita sudah tahu “Kutinggalkan
dia Karena Dia”. Dia disini artinya Allah yang maha pengasih, sedangkan dia
(dengan huruf d kecil) artinya adalah kekasih.
Buku ini berisi sekumpulan cerita-cerita orang-orang
yang memilih berhenti berpacaran dan memilih Dia (ALLAH) karena malunya kepada
Sang khalik, malu karena melupakan sang khalik,malu karena menomorduakan sang
khalik dan mementingkan sang kekasih yang sejujurnya kita belum tahu ia jodoh
dunia dan akhirat kita. Cerita dalam
buku ini benar-benar nyata, sungguh luar biasa kepada sosok wanita yang
bersedia membuka aibnya mencoba mengajarkan kepada setiap pembaca buku KDKDK,
bahwa pacaran bukan hal yang terbaik melainkan menunjukkan kepada jalan
kesesatan. Saya sangat apresiasi terhadap buku ini, kepada sosok mbak
ummu_rumaisha81 “selamat Jalan, Abidah” yang harus terenggut keperawanannya
kerana cinta yang berlandaskan nafsu belaka,kerana cinta harkat dan martabat
orang tua menjadi taruhannya, hingga akhirnya menumbuhkan sosok nyawa baru
dalam rahimnya. Tetapi sayang,,,Allah punya rencana yang lebih Indah untuk masa
depan beliau, ia tak sempat melihat sang bayi tersenyum dan memanggilnya ummi
karena sang bayi meninggal karena lahir sebelum masanya…
Sahabatku,,,Buku ini bukan untuk menggurui kita,
tetapi buku ini hanya membuka kembali cakrawala kita bahwa Cinta yang baik adalAh
Cinta yang Halal yang sudah dituliskan Allah untuk kita, bukan cinta yang kita
balut dengan kata-kata romantic, Bukan dari sekuntum bunga mawar, sekantung
cokelat serta rayuan-rayuan gombal dari sang pacar. Tetapi cinta yang baik
adalah cinta yang pantas dan berlandaskan kerana cinta kepada sang Pemilik
Kasih Sayang, yang maha penyayang yaitu layak kitaberikan kepada siapa lagi
kalau bukan sosok yang sudah halal bagi kita (red:suami)..
Sahabatku,,,,status jomblo,,,,kenapa harus takut
untuk menyandangnya ??
Kenapa harus resah dan malu ketika ternyata scenario Allah
telah memilihkan kita Jodoh yang baik ?/
Jomblowati adalah sebuah pilihan bagi wanita muslimah
untuk memantaskan dirinya dihadapan Allah, memantaskan diri untuk sosok lelaki
yang saat ini juga sedang memantaskan dirinya dihadapan-Nya. Sosok lelaki yang
dalam sujudnya selalu berdoa meminta istri yang sholehah, sosok lelaki yang dalam
hatinya tak berhenti berdoa memohon bidadari yang kelak melahirkan
generasi-genrasi qurani, sosok lelaki yang selalu meletakkan Allah dinomor
satu, sosok lelaki yang dalam tindak tanduknya tak melupakan kuasa dan kehendak
Rabbnya.
Aku jomblowati aku merasa bangga,,karena statusku
adalah mulai.
Sahabatku percayalah
“STATUS SINGLE
ADALAH CARA ALLAH MENGHINDARKAN KITA DARI MAKSIAT”
BUKAN LEWAT
PACARAN TETAPI MELALUI PERNIKAHAN. BUKAN DARI KATA-KATA GOMBAL MELAINKAN DARI
IJAB QABUL,
SAHABATKU,,,,jangan takut akan status jomblo/ jomblowatimu karena percayalah
ada dia yang telah dipilihkan untuk Kita yang mencoba menjaid wanita Sholehah. Janji
Allah tidak akan salah ia selalu benar. Janji Allah selalu terbaik untuk
hamba-hambanya. Sejenak mari kita lirik Qs. Al-Isra :32 dan Qs. An-Nur: 26
Semoga tulisan ini menjadi refleksi dan langkah baru
bagi kita untuk siap MENANTI YANG HALAL
Tidak ada komentar:
Posting Komentar