Kamis, 07 Mei 2015

“KATA HATI YANG TERLUKISKAN “



“KATA HATI YANG TERLUKISKAN “

“DIBALIK LAYAR  KELEMBUTAN SEORANG MUSLIMAH”
Kelembutan hati seorang wanita jangan pernah engaku ragukan,,,pasti didalam hatinya selalu terselip kelembutan, didalam jemarinya saja kelembutan itu juga ada, dalam senyumannya terasa juga ada kelembutan.  Semuanya tentang wanita jangan lagi engkau ragukan akan kelembutan dan kebaikan hati dan luhurya. Kecantikannya yang mengalir dari sela-sela tahajud dan amalan ibadahnya menjadi bukti mengapa ia dinamakan serang muslimah…
Tak harus seorang ihkwan ragukan kembali bagaimana kepribadian yang ada dibalik jilbab using seorang wanita muslimah, tak pula patut seorang ikhwan tanyakan lagi tentang kesholehannya di balik jilbab yang menjuntai hingga menyapu lantai Karena tanpa ditanyakan mereka pasti sudah tahu jawabannya.  Ya,,,sudah sepatutnya ia benar-benar bidadari-bidadari dunia yang sengaja Allah berikan dan Allah biarkan berjalan di dunia ini untuk menjadi pelengkap dan perindah pemandangan di muka bumi ini.
Sudah selayaknya bahwa wanita muslimah itu adalah perhiasan dunia yang mungkin tidak semua laki-laki mudah untuk mendapatkannya, Karena harga seorang muslimah itu mahal harganya,, butuh kerja keras dan usaha untuk memperolehnya dan hanya orang yang benar-benar terpilih lah yanag akan mendapatkannya.

Kerap kali mereka mengatakan muslimah itu kummel, muslimah itu gag modis atau bahkan muslimah itu ketinggalan gaya, nah disinilah letak kesalahannya. Sesungguhnya bagaimana sih tampilan wanita muslimah yang sebenarnya itu ? apakah ia menggunakan baju dengn warna yang mencolok ? atau bahkan ia harus menggunakan perhiasan yang berderet menglingkari pergelangan tangannya??  atau ia membawa semua alat alat make up dan semua pernak-perniknya di dalam dompet kecil yang bahkan dompet itu lebih berharga daripada ia harus membawa Alquran untuk diselipkan ditasnya….

Wahai saudara ku,,, muslimah itu sederhana saja,, lelaki yang baik dan paham pastilah dapat membedakan mana yang wanita muslimah sesungguhnya atau wanita yang biasa-biasanya saja. Dompet mu, peralatan make up, tas-tas unik mu, gelang-gelang ataupun perhiasan yang menggantung dileher mu,, dapatkah ia menolongmu kelak di akhirat ? manakah yang akan menguntungkan mu jika engkau isi tas mu dengan mukena, dan Alquran atau engkau isi tas mu dengan alat-alat duniamu saja ? pastilah engkau tahu jawabannya. Inilah sederet pernyataan yang aku mampu berikan penjelasan sebagai bentuk pembelaanku kepada mereka yang selalu mengatakn muslimah ini dan itu. Dapatkah kita menjadi manusia yang tidak sekedar memandang pada cover namun menilai pada proses ia menuju perubahan itu. Mungkin memang tepat yang dikatakan mbak putri kepadaku,
“ dek Dira manusia tidak pernah menilai dari sisi Tuhan karena manusia menilai dari sisi hasil apa yang mereka lihat, namun Tuhan menilai dari sisi proses kita mencapainya”
Aku hanya bisa bertahan dan mengazamkan kepada diriku semoga aku diberikan keistiqomahn dengan balutan busana muslimah ini dan tetap menabur benih-benih dakwah di masyarakat. Aku berharap apa yang aku semai dihari ini akan membawakan hasil yang indah di akhirat kelak aamiin, sambil mnyudahi aktivitas ku didunia social media, rasanya sudah cukup aku memberikan komentar kepada akun iseng yang menggangguku dengan pertanyaannya yang meremehkan kata-kata muslimah dan jilbab besarnya. Astagfirullah kau hanya bisa memohon pada sang maha pengampun.
Hmm,,,tibalah aku kembali terjun kedunia ku yang kedua, mendengarkan muratal junaidi tah untuk mengulang hafalan ku dikamar yang kecil namun mendamaikan hati ku ini, aku hendak menghabiskan waktu asarku disini dan bersama lantunan ayat Al-quran ini dan pada akhirnya aku terpejam tanap tersadarkan diri hingga adzan magrib berkumandang.








“SEUNTAI RINDU BERBALUT CEMBURU”
Bagai punduk merindukan bulan adalah istilah yang mungkin sering kita dengar bahkan sudah tak asing di telinga para penyair-penyair muda. Sebuah kata yang mungkin memiliki makna yang indah bagi mereka yang memang menahan kerinduan dihatinya. kutuliskan seuntai doa rindu kepadaMu yang berbalut kecemburuan,,, bukan saja adonan roti kukus saja yang memerlukan balutan adonan tetapi ternyata rasa rindu terhadap manusia juga memerlukan balutan adonan rasa seperti baluatan cemburu balutan kasih sayang serta balutan yang menggambarkan luapan hati kita pada hari itu.

Sengaja ku tuliskan surat beruntaian cinta berbalut cemburu kepada mu,,,karena sejatinya kini aku baru sadar bahwa sebenarnya aku mengucapkan ribuan terimakasih kepadamu menjadi teman tidur dalam hujan-hujan emosiku yang tak terkendali siklusnya,, terkadangku bersikap lembut bagai dingin salju yang membelai mu terkadang emosiku bagaikan radiasi matahari yang senantiasa terus menyengat dan membuatmu gerah untuk segera beranjak dari kamar kita yang kecil dan mungil itu.
Ketika senja mulai menyapa
“ ketika senja mulai menyapa, bolehkah aku bertanya adakah masih ada tawa canda yang terukir di senja ini? “
Ketika senja mulai menyapa, adakah masih ada ramah tama dari bibir-bibir kita yang terkunci rapi ? Ketika senja mulai menyapa, aku merindukan kebersamaan dalam balutan tawa riang gembira dari bibir manismu. Namun kali ini ketika senja menyapa aku masih terpaku dalam kesendirianku menulis dan tetap menulis hingga menunggu senja-itu benar-benar hilang dari pelupuk mataku. Mbak putri aku merindukanmu kini sulit ku temui garis-garis lesung pipit mu. Kapan kembali dari Kampung?? Ku selesaikan surat kerinduan ku karena sebuah pesan masuk dari layar ponselku.

Kak,,, beli buah semangkanya berapa?
Kak,, semuanya udah siap, piring udah siap, buah udah di beli parsel juga udah siap,,
Ooo…ok dek (jawabku dengan polos ) sambil mengacungkan jempol ku tanda bangga kepada adek-adek magang keagamaan, tanpa perlu coordinator semuanya sudah teratur dengan baik.

Mereka bukan sekedar adik bagiku, mereka juga bukan sekedar adek-adek magang yang terbatas sekedar organisasi, mereka juga bukan sekedar teman kerja, tetapi mereka adalah sahabat, adek, dan bahkan rekan kerja yang kembali mampu menggunggah semangat saya ketika semangat ini mulai turun, mereka adalah bentuk wanita muslimah yang kembali menyalurkan dan menghantarkan nilai-nilai rabbani yang menghancurkan tameng keeegoisan ku, yang menghancurkan tameng kegundahan dan naik dan turunnya imanku.

Muslimah seperti kuntum bunga…
Mereka menyejukkan sekaligus mendamaikan jiwaku…
Muslimah itu seperti bidadari mereka mengagumkan sehingga membuat ku cemburu kepadanya,,,
Muslimah itu seperti alquran berjalan,, dalam setiap gerakkan bibirnya selalu terlantun ayat-ayat Allah
Muslimah itu seperti angin yang semilir,, dalam keadaan panas yang terik cuaca yang dingin mereka tetap mendinginkan dikala amarah menguasai.
Ya ,, mereka bagiku seperti air yang menggantikan wudhu mampu menyiram panas ketika kita membasuhnya.

Masih di bumi yang ramai dengan segala keributan dan aktivitas kesibukkan lautan manusia yang tenggelam pada masing-masing kebutuhannya, namun aku memilih untuk sementara menyepi dan menghadap kepada kepada-Mu, tiada tempat yang mendamaikan ku sesaat ini. Dimasjid sembari mengetikkan kata demi kata diatas keyboardku yang terus menggodaku. Aku sematkan muratal Alquran disebelah telinga kananku,,
Cuaca hari ini cukup terang. Cukup panas untuk mngeringkan baju ku yang telah 3 hari tak terangkat dari jemuran kost karena selalu basah terkena hujan,, seperti topic terhangat di akhir bulan maret ini adalah hujan yang tiba-tiba,, kala siang cuaca begitu terik membakar kulit-kulit dan tanpa komandan sore hari hujan langusng memuntahkan airnya kebumi.

Memilih masjid Arfaunnas untuk menulis adalah tempat yang tepat sekali,, aku merasa kedamaian, aku merasakan aku dapat bertemu dengan –Nya tanpa ada yang menggangu aku khusyuk dan aku tenang,,
Aku teringat kisah para Nabi terdahulu, bahwa mereka banyak sekali melakukan kegiatan yang dilakukan di masjid Karena masjid adalah lambang suci bagi umat islam itu sendiri, oleh Karena itu beruntung sekali kita yang saat ini mencintai masjid untuk tempat merenung dan menyediri namun bukan memilih tempat clubbing untuk menenangkan kegalauan dihati dan dipikiran kita,, Karena akan semakin pusing pikiran kita yang kalut dengan lantunan music yang hingar binger ditelinga kita,,,maka aku rekomendasikan pilihlah masjid dan muratal Al-quran untuk menenangkan jiwa-jiwa kita,
Sembari menunggu waktu untuk sosialisasi kkn, ada sejuta kerinduan yang belum sempat aku tuliskan pada lembar yang kali ini,, entah mengapa setiap hari aku ingin menuliskan rasa ku dan asa ku atau bahkan keputusasaan diatas keyboard yang selalu menari-nari mengikuti irama ketikan jemari-jemariku,,,,
Entah mengapa  rasa rindu ini kini semakin mendekati rasa cemburu,,,,wah,,, aku jadi sedikit berpikir mungkin rasa ku kepada nya sudah semakin dalam,,wajar aktivitas sehari-hari ku selalu berkutit dan bertemu dengannya,,,
Oleh Karena itu ku pilih tulisan ini untuk meluapkan rasa yang belum tersampai hingga saat ini,, aku teringat suatu surat Al-quran “ sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang sabar!. “
Ada satu kata didalamnya yaitu sabar… seperti nya aku harus merekatkan kata sabar di hatiku dan dimataku,,tahan,,,dan tahan,,,piker ku sendiri,,,,
Gelih sih memikirkan logika lucu ini,, mana mungkin mataku aku berikan kata sabar,, ketika ia terus memaksaku untuk terus melihat dan melirik kepadanya,,,
Ya ALLah,,aku kembali beristigfar dalam kesunyian untuk menghadap kepadamu,,,mungkin ada keshilafan di balik rasa rinduku sehingga menjerumsukan ku pada jurang yang mungkin saja jika terlupa kepada Mu akan aku lakukan hal-hal yang tak sepatutnya seorang muslimah lakukan. Aku sempat terpikir,,aku ini muslimah patutkah aku memiliki rasa seperti ini ? atau mungkin aku harus tahan rasa ini barang kali beberapa tahun kemudian???


PEKANBARU, jum’at, 3 April 2015
Dira,,dira tahajud yuk,,,
Suara dari seberang kamar yang berniat membangunkan ku untuk segera menegakkan shalat malam ku.
Ya An,,,,!! suaru menjawab mata ku masih terpejam tetapi tanganku mulai menjelajah kesudut-sudut kasurku mencari penerang yaitu hapeku,,,ku lihat waktu masih jam 04.00 wib,, masih ada waktu 30 menit lagi untukku menunaikan tahajudku piker ku. Dira,,dira ayo seegra bangun,,suara itu membuat untuk segera bangun ku ambil sajadah dan mukena dan kubasuh wajah ku dengan air yang menyejukkan yang mengalir dengan tenangnya membasuh wajah ku membersihkan sisa kotoran yang nyasar dimataku, di hidung dan di seluruh anggota tubuh yang ku basuh,,,katanya Ketika membasuh anggota wudhu dapat menghapuskan dosa-dosa yang tanpa sengaja menempel yang telah dilakukan. Aamiin,,semoga kebiasaan menjaga wudhu selalu menjaga kita dalam kondisi suci dan bersih serta kembali meningkatkan kedekatan kita kepada sang khalik pastinya,,,

Ku dirikan shalat dalam 4 rangka dan ku tambah 1 rakaat untuk menegakkan witir sebagai pertanda penutup shalat dihari ini. Serta ku iringi dengan 5 lembar tilawah Al-quran,, kata Ani shalat tahajud dapat memperkuat hati dan jantung kita,,,jadi harus membiasakan bangun pagi sebelum subuh menyerang hehe,,,wah,,siap-siap untuk ngantuk di tengah-tengah pelajaran.
hari ini kami harus bergegas menyiapkan ini itu,,, merapikan ini melengkapi ini, Karena hari isdak mendadak dari Tim KPKM universitas Riau,,,meskipun dari divisi ku tidak ada sejarahnya disidak namun kusempatkan waktu istirahat untuk membantu suadara-suadara ku yang akan disidak hari ini semoga lancar dan terlewati dengan sukses. Karena hari ini cukup menegangkan ini akan menentukan apakah organisasi hima kami berjalan maju atau malah berjalan mundur selama jabatan kami, karena kami ingin menjadi inspirasi untuk adik-adik kami kelak  bukankah dalam ayat Al-quran ditegaskan “ senangkah engkau jika meninggalkan penerus yang lemah ?” oleh karena itu sekuat dan semampu kami membuktikan dan memberikan contoh yang baik untuk penerus kami. Tim KPKM usai menyidak  jam 09.40 ku lihat ada yang aneh selama penyidikan selesai wajah murung dari raut wajahnya sengaja ia tak tampakkan ia tutupi dengan membaca Alquran mungkin itu cara ia menghilangkan kekecawaan dan kesedihannya dengan melarutkan dalam untaian keindahan ayat-ayat Allah,. SubhanaAllah kekagumanku semakin menjerit kepadanya iri ini kemudian berbumbu cemburu. cemburu Karena keistiqomahanya, cemburu Karena ibadahnya. Entahlah sepertinya isi hati dan pikiranku hanya tertuju padanya saja tak ada makhluk adam lain yang tersorot di mata hati dan pikiranku. Ya ALLAH Virus ini kian menjalar dan merasuk kayaknya obat dari dokter takkan ampuh kecuali aku yang menangani dan menghandle hatiku serta mnghijabkan hatiku.

Ia tetap duduk bersandarkan lemari kaca yang berisi piala-piala prestasi yang pernah diraih Hima Pefsi selama berdiri, masih dengan Al-Quran ditanggannya. Namun ada yang berbeda kali ini di sebelahnya tergelak nasi bungkus yang tak ia sentuh sama sekali. Entahlah mungkin selerahnya sudah hilang atau ia sudah kenyang karena sudah menyantap sarapan gorengan yang kami beli. Aku hanya sekedar menduga dan tak berani untuk menatap dan menanyakannya. Disisi seberang sana, aku lihat ada wanita lain yang sangat mengkhawatirkan dan bahkan peduli akan kehadirannya, aku bagai pengamat yang mengamati keadaan mereka berdua, entahlah adakah perasaan diantara mereka berdua yang saling bertautan. Perasaan wanita tak pernah berdusta aku yakin ada getar-getar frekuensi yang menjalar di kedua hati mereka dari gerak-gerik, tatapan, dan cara menanggapi satu sama lain diantara mereka aku bisa mengerti walaupun itu hanya tersurat, aku tafsirkan dan aku baca sekali lagi perasaanku berada diantara jurang kecemburuan. Astagfirullah ku ucapkan secarah lisan dan pelan di benakku.

Firman……firman….makan yok,,,
Dira makan yok,,,mereka gag mau makan ni kalau kita gag makan bareng –bareng sapa Risa dari balik pintu sengaja mengingatkan aku yang asik sambil membungkus kado, lupa hari ini ketua telah mentraktir sarapan dan sekaligus makan siang.
“ iya, duluan aja J sambil meringkis dan memberikan senyuman terhangatku untuk memberikan keyakinan kepadanya. Tapi firman tak memberikan respon apa-apa ia hanya diam dan ia akhirnya beranjak dan berkumpul dengan barisan yang lain untuk makan bersama-sama,,,tinggal aku  ynag masih bertanya-tanya pada hati ku benarkah dugaan ku terhadap tingkah dua remaja itu.


Ku putuskan untuk melaju motorku pada kecepatan 60 km/jam,, kulirik sudah telat 20 menit dari jadwal yang dijanjikan. Tiba-tiba sebuah sms masuk
ukh Sutriya,, terbaca di layar ponsel
“afwan ukhtifillah, lokasi makan yang di tempat pertama masih tutup kita ganti ke lokasi di tempat kedua ya, informasi selanjutnya menyusul y ukhti,,,”
Ku berhentikan laju motorku disebrang toko perabotan menungggu sms baru masuk. 15 menit kemudian pesanyang ditunggu muncul kembali,,
“ukhti kita makan di warung steak ya,,,di jalan Nangka,,,segera menyusul ya ukhti,,,”
“ ok… ku ketikkan balasan singkat “ dan melaju menuju lokasi yang dijanjikan. Hari ini adalah hari terakhir kami bersama dilingkaran mengaji yang terbentuk di buan November ini harus berakhir di bulan April, katanya Ada REKOMPOSISI baru dari kampus itu sudah jadi peraturan dari Dewan Pembina sebagai mutarabbi kami hanya menerima.
***____________________________________________________________________________________________***
Selamat, ucapan terus berulir di telingaku,,,dan rasanya tanganku lelah untuk menyambut salam dari semua teman-temanku karena perpisahan ini pertanda kami sedang naik jenjang. ya ternyata bukan hanya sekolah yang ada tingkatannya dari PAUD, TK SD SMP SMA UNIVERSITAS di lingkaran mengaji pun ada jenjang nya juga.
Kalau 2 tahun yang lalu aku berada di  jenjang menengah kini aku berada dijenjang muda yang artinya aku “dibina untuk membina “,,wah “’kata-katanya sepertinya rumit
“ DIBINA UNTUK MEMBINA” Artinya selain aku dibina untuk mengaji akupun punya kewajiban untuk membina adek-adek baru.

“ SEMUA TERASA LELAH JIKA KITA TIDAK LILAH,,,DAN KITA DI DUNIA BUKAN UNTUK BERISTIRAHAT PANJANG NAMUN JIKA INGIN ISTIRAHAT MAKA ISTIAHAT \LAH KELAK DI AKHIRAT”

Inilah yang membuatKU tidak pernah mengatakan tidak untuk amanah yang selalu diberikan, kader dakwah tidak pernah mengatakan mbak maaf belum siap,,,atau afwan kak ilmu adik masih sedikit. Tidak ada istilah maaf, afwan ataupun dll bagi kader dakwah,,jika ia mampu maka ia harus bergerak jika ia telah terpilih maka ia harus jalankan jika di suruh maka ia harus ikhals menjalankannya,

JANGAN BIARKAN MEREKA ILFEEL  !!!
 Banyak yang mengatakan, seorang akhwat itu cengeng,, lembek,,lambat dalam bekerja,,,dan semua sebutan yang tak mungkin aku tuliskan satu persatu,, bahkan ada yang mengatakn akhwat itu tidak rapi sok sibuk sendiri de el el….

Jadi akhwat jangan cengeng,,kalau kau tampakkan kecengengan mu dihadapan mereka maka kau tampakkan kelemahnamu,,,
Jadi akhwat jangan lembek,,Karen ajilbab yang menjuntai panjang,,jilbab yang menutupi mu tidak menjadi penghalang bagi mu untuk bekerja dengan cepat juga tdak menjadi penghambat bagi mu untuk menghadirkan berbagai alasan –alasan
Jadi akhwat jangan malas,,,,kesibukkan dan aktivitas dakwah mu bukan menjadi alasanmu untuk malas mengerjakan Tgas akhir mu,,malas mengerjakan skripsi malas dengann nproposal dan sejenisnya,,yang telah kau rapikan semuanya dalam lemari…
Jadi akhwat harus cekatan,,,cekatan dalam bertindak,,,,,cekatan dalam mengerjakan dakwahmu cekatan dalam urusna dunia mu,,,,,
Jadi akhwat jangan lemah,,,,, mentang-mentang menggunakan jilbab labuh,,,katanya suara itu aurat kau jadikan untuk berlemah lembut dihadapan yang bukan muhrimmu,,,
Jadi akhwat haru stegas dan kuat,,,,sekuat baja,,,,bukan berarti kau lupakan dan kau lalaikan tugas mu sebgai muslimah,,tugas mu memasak,,tugas mu mendiidk anak,,tugas mu memcuci dan segudang tugas lainnya yang harus kau krjakan dikehidupan rumah mu,,,
Jadi akhwat jangan banyak alasan,,disuruh kesana-kemai disuruh menghadiri acara ini itu,
Jadi akhwat harus tahu,,kapan dan dimana posisi harus ditepatkan;,,,

Bukan maksud ku untuk menyinggung,,bukan maksud ku untuk menyindir,,,,namun izinkanlah penulis kecil ini merangkai kata untuk kembali menyadarkan kita,,memperbaiki yang salah,,,mengingtakan kembali yang lupa,,
“kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.  
(Qs. Al’ashr:3)

Pernahkah kita berkaca atau sejenak menilik kebelakang akan aktivitas kesibukkan kita? Pernah kah kita sejenak merenung untuk mengoreksi diri sudah kah kita menjadi cerminan muslimah yang baik ? maaaf Sobat sekali lagi  “ JANGAN BUAT MEREKA ILFEELL”
ILfeel dengar kita setiap hari ngeluh baju yang belum dicuci,,baju yang kehabisan,,kaus kaki yang kehabisan dan tetek bengek lainnya yang jaid jurus ampuh kita untuk menjadikan kesibukkan kita kambing hitamnya,,,

Tidakkah kita risih ketika kesibukkan yang begitu padat namun management untuk urusan kita terbengkalai? Tidak kah kita malu kita dikenal sebagai seorang aktivis namun ketika dilihat kamar mereka mengatakan kamar kita seperti kapal pecah ??
Tidak kah kita risih,,,,dibalik segudang waktu-waktu kita sedikitpun susah untuk meluangkan rehat untuk pribadi kita ?
Mari sahabat muslimah,,,kita merenung sejenak..” SUDAH KAH KITA MENJADI MUSLIMAH YANG MENGINSPIRASI LUAR DAN DALAM “
SUDAH KAH KITA MENGINSPIRASI BAHWA MENJADI SEORANG AKTIVIS TAKKAN MEMBUAT KITA LALAI ?
“ MARI KITA LONTARKAN PERTANYAAN YANG TERAKHIR UNTUK KOREKSI DIRI KITA” PATUTKAH KITA DIKATAKAN SEORANG MUSLIMAH JIKA KITA BELUM DISIPLIN TERHADAP WAKTU –WAKTU KITA “ mari sobat “ JANGAN BIARKAN MEREKA SEKALI LAGI LAGI DAN SETERUSNYA ILFEEL ‘
Semoga,,,tulisan sederhana ini menjadi koreksi bagi pribadi-pribadi muslimah yang dirundung dengan segudang jadwal rutinitas kesibukkan namun lupa akan lingkungannya pribadinya.
Ku sudahi status ku di facebook,, semoga tulisanku menjadi koreksi untuk senantiasa memperhatikan penampilan kita, management waktu kita dan management semua aktivitas kita. Aamiin terakhir ku sematkan stiker smile JJ. Langsung ku tekan pilihan upload status. Dan finish bagiku untuk disosial media berarti waktunya bagiku melakukan kebiasanku yang lain di sore ini yaitu mendengarkan muratal junaidi taha.




“ AKU YANG BERTAHAN DISINI”
Waktu cepat berjalan. Hampir 5 bulan telah kuhabiskan waktuku bebas dari beban SKS dan rutinitas kuliah pagi dan sore kini aku disibukkan dengan rutinitasku, laptop dan tugas akhirku alias skripsi.

Namun, aku belum memulai mengetik satu huruf aku sudah melayang dalam lamunanku. Lamunan akan nasibku yang merasa selalu menunggu, aku pun heran mengapa aku sanggup untuk menunggu. Padahal Pasti sulit bukan menjadi seseorang yang harus menunggu. Apalah arti kata itu ditelinga kita semua, mungkin hanya sekedar rentetan kata ang terdiri dari  8 huruf,,,, namun seperti itulah jika hanya 1 huruf memanglah tiada arti tetapi jika huruf tersebut kita susun banyak sekali hati yang tersakiti, banyak sekali mereka yang mengatakan aku kesal jika mendengar kata tersebut.. MENUNGGU,,,,omg mungkin yang seharusnya kita hindari dari hidup ini,,, tidakkah bisa kita ontime?? Tidakkah kita bisa disiplin akan waktu yang kita punya ? tidakkah kita bisa komitmen dengan sikap kita ?? hello,,,,,, kalau menunggu hanya 5 menit mungkin aku katakan aku ok,,namun ketika aku menunggu harus sampai bertahun-tahun, aku bisa jadi lumutan. Adakah seorang wanita yang ingin menunggu??/ adakah seorang wanita yang ingin digantung?? Pastilah setiap wanita mengharapkan adanya kepastian????

Pikiranku yang melayang,,menggerutu didalam hati,,,tak bisa diungkapkan,,,kala bertemu dengannya langsung aku seperrti terpaku tak bisa berkata-kata apa,,,namun ketika dia jauh dan tak sepatah kata meninggalkan pesan kepadaku aku ingin memuntahkan rasa sakit hatiku padanya,,,aku ingin dia tahu aku bukan wnaita yang ia bisa berikan harapan palsu,,,,aku ingin ia berikan kepastian,,,HARUSKAH AKU TETAP BERTAHAN DISINI MENUNGGUNYA ??? HELLO,,,,,,,,I’M STAY HERE FOR YOU..

“ dorr….!! Melamun lagi ini ??”” sapa ani dari sudut kamarnya yang berukuran  4 x 5 cm,,
“ ah,,,tidak kok,,,,(sambil meringgis menyembunyikan gelagat ku yang tak ingin ketahuan kalau aku memang baru saja melayangkan pikiranku alias melayang””
“ isss,,,,jangan bohong,,aku tahu kamu dira !!! lihat tu jari-jari mu ,,,,,hahahah,,,ngaku kamu ngelamunkan???””
“ aku terpaksa ngaku ,,,ani selalu tahu kebiasan ku ,,,jika ku berbohong maka kau tak kan berhenti meremas-remas jariku,,,,, “
“ iy,,,,iya aku ngelamun,,,masalah buatkamu ejek ku sambil mengjulurkan lidah ku padanya ,,,,’
Sambil berlalu menuju ruang tamu,,,,

“ apa sich yang kamu lamunkan??/ masih tentang pangeran impian kamu itu ?? yang Cuma ada dipikiranmu??? Iyaaakan???”
Aku malu harus menjawab pertanyaan ani,,,mungkin ia bosan mendengarkan ceritaku tentang lelaki yang sejak ku kuliah tak pernah lepas dari ingatnku,,,,bahkan setiap hari ada saja topic yang aku ceritakan tentang dia,,,
Aku tahu ini hanya perasaan sepihak. Toh,,,jika aku terluka aku juga yang memulainya. Aku yang memulai memiliki perasaan ini meskipun aku tahu perasaan ini hanya perasaan sepihak dari akhwat jengeng seperti ku. Aku yang memulai untuk mengamati setiap gerak-geriknya,,,aku yang memulai untuk mulai update akan kabarnya dimanapun ia berada…
Rasanya malu,,malu pada ani yang selalu mengeluarkan tausiyah-tausiyah yang panjangnay seperti rel kereta api,,bahkan seperti kebulan asap dari cerobong yang siap-siap membuat ku bosan.

“ kamu itu dira,,,bandel juga lagi sudahlah kamu akan menyakiti hatimu sendiri. Toh dia tidak tahu kamu menyukainya..apa lagi yang harus kamu pertahankan. ?? kamu berani mengatakn kepadanya secara tersu terang kalau kamu selama ini jadi secret admirenya dia ???” mulai dech keluar pertanyaan gerrutu dari ani,,,,,,

“ ani,,,,,aku sudah mencoba melupakannya,,,aku install bbm aku, dan sengaja kau tidak menginvitenya dalam datar kontaku,,,namun aku masih selalu teringat padanya. Kamu tahukan aku satu organisasi bersamanya,,,semua urusan surat menyurat dan izin apapun itu aku selalu berurusan langsung dengannya aku harus melewatinya,,,,,gimana aku bisa membumu hanguskan perasaan ku ini?? Bahkan seribu kali kau berdoa dalam qiyamul lail ku,,,,sellau kusematkan wajah dia dalam doaku,,,”ya Allah jika ia jodohku dekatkan kau dengannya,,namun jika ia bukan jodohku maka jauhkan kau darinya. Jika perasaan ini hanya perasaan nafsu belakan maka sucikan kembali hatiku jangan biarkan setan bersarang dihatiku jangan biarkan perasaan ini membuat ku perlahan-lahan kelembah zina,,meskipun itu zina hati, zina mata. Ya Allah berikan aku ketegaran, berikan aku ampunanmu jika dalam setiap hariku selalu terlintas wajahnya yang tak sepatutnya kau lakukan,,, ya Allah aku sadar dia bukanlah muhrimku,,,dia bukan halal bagiku. Maka jika kau izinkan sambutlah perasaan ku ini dengan keridhaan –mu karena sesunggunya engkaulah yang menautkan hati-hati setiap insane dalam lingkaran pernikahan. Jika ia bukan milik ku maka segera hapus ia dari bayanganku dan kirimkan seseorang yang telah engaku tuliskan menjadi pelengkap ku,,menjadi imamku yang akan membimbingku selalu untuk menuju jannah-Mu. Aamiin,,,aamiin ya Rabbal’alamin..””

Ani hanya bisa terdiam ketika ia mendengar setiap doa –doaku,,, pasti dia akan lemetakkan tangannya dan memelukku dan pada akhirnya ia akan senantiasa mendoakan ku semoga aku memang berjodoh dengannya.

“hmm…sabar ya dira, semoga Allah akan pertemukan kamu denganya di waktu yang tepat, mungkin belum waktunya. Mungkin aka nada waktu yang tepat Allah menjawab semua doa-doamu,,,,kita akan menunggu jawaban dari Allah,,kelak engaku akan bersanding dipelaminan bersamanya atau dengan ikhwan yang lebih baik dari diirnya, pastilah kamu harus yakin akan takdir yang sudah digoreska dan yang sudah Allah lukiskan untukmu,,,, (sambil mengusap kepalaku)
 Ani,,,aku memeluknya smabil menagis terharu dengan kata-katanya yang terakhir,,,,

“ Ih,,,,jangan jadi akhwat cengeng !!!! bentaknya padaku udah sana lanjutkan tu skripsi kamu,,,mau diomelin bunda gag tamat 4 tahun kuliahnya ??””( sambil melotot kepadaku)
“ heheh,,,kekeh ku kepadanya,,makasih ya Ani kamu yang terbaik bagi ku… !! sip bos,,,,aku semangat kalau gini buat skripsi ku,,,,”
“ gitu dung,,, oea Dira aku keluar sebentar ya,,,ada rapat hari ini.”
 Rapat apa pagi-pagi buta gini,.??
Sambil melirik jam. Hehe maklumlah kita harus jadi Akhwat yang tangguh meski orang masih baring-baring dikasurnya ,,kita sebagai orang yang paham akan peran kita sebagai murabbi ini harus siap kapan dan dimanapun kita. Walau jam 6 kalau waktunya pemhasan tentang kemasahalatan ummat ya harus segera capsus menyikapinya..

Anilah yang selalu menjadi tembok yang bersandarku..ia juga yang menjadi penasehat di kost ku,,menjadi seorang ibu yang dengan kelembutannya siap  melumat dan menjaid pendengar setia keluhan aku dan teman0-temanku yang lainnya maka tidak salah jika ia adalah yang TERBAIK BAGIKU saaat ini. Maka ketika aku melihatnya aku merasa beruntunglah seorang ikhwan yang akan mendapatkan dirinya. Senyum yang indah,  tutur kata yang sopan snatun, sikap keibuannya,, ketangguhannya, dan kesholehannya aku tidak ragukanlagi. Bahkan aku malu kepadanya sebagai seorang akhwat yang sudah ada di dunia tarbiyah lebih kurang 5 tahun ini belum mampu mengahandle virus-virus VMJ itu. Malu pada mutarabbiku,,,malu pada jilbabku, malu pada gelarku sebagai seorang aktivitis dakwah. Masa seorang aktivitis dakwah yang selalu bergelumut denagn ayat-ayat Alqurn, hadis, buku-buku islam ydan yang selalu berkoar-koar tentang management cinta dalam lingkaran asistensi adik-adik junior ku masih bisa terserang virus VMJ itu.

“ aku berangkat ya,,,Assalamualaikum”
“ waalaikumsalam,,,hati-hati An! Jangan malam-malam pulang y aku bosan dikost sendirian,,,, soalnya hari ini agenda ku kosong,,, malah mbak putri masih dikampung pula, sepi tahu dikost kalau hari-hari libur gini. Teriakku padanya “
Ani hanya menjawab dengan tangannya yang membentuk lingkaran ok ,,,,pertanda ia merespon keluhan ku barusan.

Tinggal lah aku dengan laptop yang masih menyala dari jam 4 tadi,,belum sempat aku mengisirahtakannya maklum mahasiswa semester akhir emang selalu menghabiskan waktunya didepan layar computer bahkan sering menghabiskan wkatunya dengan secangkir cappuccino sebagai minuman pembasmi ngantuk,,,hehe tapi bagiku minuman apapun itu, kopi cappuccino dll jika aku ngantuk maka dengan mudahnya aku dapat tidur dimanapun dilantai tanpa alas kasur yang ujung-ujung aku terserang masuk angin..inilah yang dikatakan semua orang  waktu SD lihat anak-anak SMP pengen cepat-cepat SMP, ketika sudah di SMP pengen cepat di SMA, ketika sudah di SMA penegn segera kuliah, katanya kuliah itu nyantai bebas dari aturan baju ataupun seragm,,bisa sesuka kita mau datang atau tidak,,,, yang penting absen tetap jalan alias titip tandatangan dengan teman. Nah ,,,sekarang giliran udah di kuliah ngerjain skripsi ribetnya,,,rasa ingin melambaikan tangan ke kamera dan teriak help….help…help……
Ku pilih music yang ada dilaptop ku bingung putar muratal atau lagu maher zain ya?? Dan pada akhirnya kau dengarkan lantunan music maher zain karena dari jam 4 tadi sudah ku puta berulang-ulang kali muratal junaidi taha untuk memurajaah hafalan juz 30 ku. Saat ini aku sednag mencari muratal untuk juz 29 aku berniat untuk mentutaskan hafalan juz 29 ku di Ramadhan tahun ini aamiin.

“ HUJAN YANG TAK DIUNDANG”
Angin berhempus dengan kencangnya,,aku terasa tertarik kebelakang ketika hendak mengajar. Aku memacu yamahaku dengan kecepatan 60 km/jam karen aaku tidak ingin telat lebih dari jam 19.00 kalau aku telat aku bisa pulang jam 22.00 malam nantinya…manalah kau diizinkan berada di luar lebih dari jam 22.00
Ku lirik jam di ponsel ku pukul 18. 45 wb aku butuh waktu 15 emnit untuk menuju lokasi siswa ku,, namun angin yang berhembus ini seakan-akan melarangku untuk melanjutkan perjalananku,,,,, angin malam ini berbeda, sepertiny ahendak turun hujan tetapi kenapa anginnya kencang sekali , aku bertanya sendiri

Dan pada akhirnya apa yang kau pikirkan terjadi,, baru 5 menit aku berjalan menuju lokasi tanpa diundnag hujan  deras langsung mengguyur seluruh bajuku,,hari ini kau lupa tidak menyiapkan jaket untuk membalut tubuhku alhasil dingin mendera seluruh tubuhku,,terasa menggigil bibir ku. Aku putuskna untuk memutar arah motor ku kembali kekost berharap sebelum seluruh tubuhku benar-benar kedinginan. Namun hebatnya hujan kali ini berhasil membuat tangan dan kaki terasa kaku aku tiak kuat untuk menggas yamahaku, akhirnya aku putuskan untuk berhenti berteduh di masjid. Malu dengan bapak-bapak di masjid yang menunggu dimasjid sampai waktu isya datang karena busana dan kerudung ku yang tak satu ujung pun kering,,sambil memarkirkan Yamaha aku menuju teras masjid, aku tidak berani masuk takut sajadah didalamnya basah olehku. Hingga ada seorang ibu yang menegur ku.
“ mau kemana nak?? Kok bisa basah kuyup gini?”
“ iya buk,,tadi mau ngajar privat tapi kehujanan dijalan mau balik kekost ternyata hujannya semakin deras,”
“ ya Ampun,,baju kamu basah semua nak,,hujan juga belum berhenti, nanti kamu bisa masuk angin. Yuk masuk aja kedalam hangatkan tubuh ku didalam”
Smbil meraih tanganku,,,,
“ terimakasih buk,,,nanti sajadah didalam kotor soalnya saya basah kuyup begini sambil menunjukkan keadaan ku yang menyedihkan itu”
“ gag pa,,,orang ibu yang selalu membersihkan masjid ini nanti kalau kotor tinggal dicuci lagi, sambil senyum kepadaku membuat ku tidak enak untuk menolak ajakanny. Apalagi niatnya untuk membantu ku
“ terimakasih y buk,,maaf merepotkan balasku kepada si ibu yang aku tidak tahu namanya,,,,”

Aku buka diary ku sembari menunggu hujan agar reda, kau buka lembar halaman ke 40
Dear Diary,,  september 7, 2015
“ hari ini kau basah kuyup, badanku menggigil kedinginan aku takut penyakit malaria ku kambuh akibat hujan mala mini, aku tidak tenang aku belum mengabari  siswa ku untuk menunda jadwal mengajar mala mini, pasti atika sudah menunggu ku dikamarnya berharap kau datang. Hari ini katanya atika sedang ada tugas smeoga atika bisa mengerjakan tugasnya denagn baik. Aku hanya bisa mengatakan kepada atika aku terjebak hujan jadi tidak bisa menerusan perjalanan untuk mengajar malam ini.”
Dear diary,,,
Entah mengapa hujan malam ini tiba-tiba turun, tanpa memberikan tanda tanda dosore hari,,padahal siang tadi cuaca sanagt terik. Hujan memang seperti itu, dia tak perlu kita undang di atak perlu meninggalkan pesan peringatan ataupun pertanda kepada kita, jika ia diperintahkan untuk segera memuntahan air nya membasahi bumi maka ia akan segera melaksanakan tugasnya. Bagi hujan ketika ia mampu melaksanakan perintah sang RABB ia bisa menunjukkan ketaqwaannya kepada sang khalik,,ituah bentuk bahwa bukan hanya manusia tetapi setiap benda, dan makhluk yang Allah ciptakan memang sepatutnya hanya memuji dan bertasbih kepada-Nya. Apalagi kita sebagai manusia yang notabene nya adalah makhluk yang paling sempurna ia ciptakan, kita diberikan akal pikiran kita diberikan perasaan bahkan Allah sendiri mempercayai kita sebagai manusia untuk mengemban amanah menjadi pemimpin di muka bumi ini seperti dalam Qs. Al-Baqarah ayat 30
“ingatlah ketika TUhamu berfirman kepada para malaikat : sesungguhnya aku hendak menjadikan seorang khalifah dimuka bumi. Mereka berkata ; mengapa engkau hendak menjadikan khalifah dbumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji engkau dan mensucikan engkau?? Tuhan berfirman: Sesungguhnya aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahi “.
Dari ayat ini Allah menegaskan kepada malaikat bahwa manusia lah yan terbaik untuk menjadi pemimoin di muka bumi ini. Dan sepatutnya kita yang telah dipilih ini dan memang selayaknya kita diciptakan hanya untuk menyembah kepadanya Qs. Adz-dzariyat : 56
“ dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah kepada-Ku”.
Maka mana mungkin aku berhak menggerutu dan kesal dengan hujan ini,,mana boleh aku menyalahkan keputusan-Nya yang menerunkan hujan malam ini. Maka sepatutnya aku berdoa “ Allahuma syaiban nafi’an” semoga menjadi hujan yang berkah. Maka sepatutnya aku banyak-banyak berdoa karena hujan adalah salah satu waktu yang mustajab untuk dikabulkan doa.
Dear diary,,,,,,,
Hmm,,aku berdoa hari ini semoga Ia berikan yang terbaik padaku,, menyelamatkan keluarga ku dari panasnya pai neraka, mempertemukan aku dengan orang-orang yang ku kasihi dalam jannahnya yang didalamnya mengair sungai-sungai yang tidak di ketahui di mana hulu dan hilirnya. Dan yang terakhir semoga aku dipermudah menyusun skripsi ku dan di berikan pendamping yang terbaik untukku aamiin,,,””
Udah dulu y diary,,,,sepertinya adzan isya akan dikumandangkan dan hujan diluar juga sudah reda, aku harus segera kembali kekost mengganti bajuku karena tidak mungkin aku shalat dengan baju yang kotor dan basah ini.””

Sesampainya dikost langsung ku ganti semua yang basah dengan jaket tebalku,,, ada rasa sedih yang terlahir dihatiku,, sedih hari ini tidak menemani muridku dalam belajar harap-harap cemas bisakah ia mengerjakan tugasnya tanpa ku temani, kau tidak ingin murid ku gagal dalam UN besok maka senantiasa aku memantau selalu menanyai atika tentang soal-soal disekolah dan lain sebagianya. Ini mungkin salah satu upaya menjalin kedekatanku dengan atika ,,meskipun sebatas guru yang disewa aku ingin tetap menjalin tali silaturahmi ini kepadanya,,apalagi ia begitu manja kepadaku maka wajahnya yang  manja itu yang membuat merasa bersalah ketika ia memintaku mengajar namun aku tidak bisa. Maaf y atika sayang,,,kakak tidak bisa.
Ku refresh kembali perasaanku kekeadaan yang lebih tenang,, aku ambil laptop kesayanganku, ku nyalakan ku jelajahi dunia internet bersamanya,seperti biasanya aku suka mengekspos tentang tulisan-tulisan usil ku berharap dengan tulisan ku dapat menginspirasi sekian orang yang membacanya, aku ingin berdakwa bukan hanya face to face tapi mampu memanfaatkan media social yang ku miliki. Hari ini aku memiliki fb maka lewat media inilah aku lancarkan semua dakwah ku. Entah mengapa hari ini kau ingin membahas  tulisan tentang hijab yang selalu jadi kontrofesi bagi pemudi di zaman yang moderenisasi ini. Bagiku kondisi zaman saat ini semakin terlhat jurang antara kebaikan dan kejahatan itu, kejahatan itu semakin merajalela menari-nari mengepakkan sayapnya tanpa ada rasa malu dan kini keterbalikkannya kebaikan itu seakan terpuruk karena semakin banyaknya aliran-aliran sesat isu-isu terorisme yang katanya didalangi oleh sejumlah kaum muslim yang berhimbas masyarakat memandang miris kepada kami yang menggunkan jilbab berbeda dengan remaja umumnya..semoga apa yang aku share distatus ku ini mampu memberikan sedikitnya pemahaman karena hidayah itu bukan seperti membalikkan telapak tangannya dengan gampang kita dapatkan. Selama ini aku hanya mampu menjalankan peran yang mampu aku lakukan sesuai kesanggupanku. Dan semuanya kembali kepada sang khalik snag pembalik hati manusia.

GERAKAN HATI DALAM BERHIJAB
Untuk Mereka Yang Bimbang Dalam Berjilbab
Pekanbaru  September, 7  2015

Bukan salah seseorang wanita yang ingin tampil dan terlihat cantik di khalayak ramai. Bukan salah wanita menginginkan berjuta pandangan mata terpesona akan keanggunan penampilannya, juga bukan salah mata laki-laki yang tertarik pada keelokkan dan kecantikan bidadari dunia yang telah di ciptakan memang seharusnya menjadi pasangan Adam di muka bumi ini. Bukan Salah sang Pencipta yang telah menciptakan berbagai rasa, baik rasa cinta, benci, kagum atau sebagainya. Juga bukan salah Tuhan menjadikan hawa dan adam menjadi pasangan belahan jiwa yang akhirnya menjadi latar belakang berdirinya manusia yang berjuta-juta seperti saat ini.
Hidup memiliki pilihan tergantung kearah manakah pilihan kita akan kita arahkan, kita boleh memilih A, B atau bahkan kita bisa membuat pilihan yang lain yang menurut hati nurani kita yang terbaik bagi kita yang takkan mencekik dan menyiksa batin kita. Hidup penuh pilihan, tak ada salahnya seseorang memutuskan sendiri kehidupannya mereka sesuai pilihan dirinya tetapi hidup juga punya aturan, ya bukan semarang aturan. Atuan ini di buat untuk membuat kita menjadi lebih baik, aturan di buat agar hidup kita lebih berpedomana karena pada sesungguhnya tanpa aturan hidup kita takkan terarah dengan sempurna. Tuhan telah menciptakan aturan yang begitu indah bagi hamba-hambanya yang senantiasa mengharapkan–Nya hadir dalam sanubarinya... Ya Sekali lagi Tuhan tidak salah dalam menciptakan hukum Alam di muka bumi ini, Tuhan tidak salah yang telah menurunkan Al-Qur’an bahkan kitab-kitab yang berisi petunjuk guna pedoman kehidupan kita di muka bumi ini tetapi yang pasti apapun aturan itu Tuhan hanya ingin menunjukkan dan menyadarkan kita “ KITA HANYA BERSUJUD DAN MENYEMBAH KEPADA-NYA “. Kehidupan yang  kita jalani tak kan pernah lepas dari pantuan Yang Maha Kuasa, secantik dan serapi mungkin kita menyembunyikan dan menutupinya, tetapi Yang Maha Kuasa pasti akan tahu karena seyogyanya Dia tak pernah Tidur.

Nah,, hidup SEORANG WANITA juga punya beberapa pilihan akankah ia memilih dengan busana trendy nya? atau ia memilih dan merasa nyaman dengan busana muslimah nya yang semakin hari ketika ia kenakan semakin menambah aura keanggunan dan kesholehannya? atau ia akan memilih berada dalam kebimbangan dan keraguan akankah menanggalkan pakaian muslimah dan hijabnya atau ia memilih menanggalkan baju trendy nya?
Ya,,, tidak ada yang salah dalam menentukan jawabanya,, karena sesungguhnya pilihan itu ada di hati para wanita masing-masing ? tetapi sejatinya Tuhan tak pernah salah menciptakan wanita dengan ragam kecantikannya, Tuhan hanya ingin menunjukkan bidadari dunia yang berhijab itu lebih indah engkau pandangi, karena sesungguhnya ia telah berusaha menutupi auratnya dan ia berusaha menjaga kehormatannya, karena wanita yang mampu menjaga kehormatannya kelak ia pun mampu pula menjaga kehormatan dan martabat suami dan keluarganya,,, dan ia akan menjadi umi yang mampu membina keluarga sakinah, mawadah, waramah dan melahirkan generasi-generasi Rabbani selanjutnya.
Percayalah Tidak ada yang salah dengan hidup kita karena sesungguhnya HIDUP ITU ADALAH PILIHAN !
Akankah kita memilih hidup dengan aturan sang Khalik ?
Atau kah kita masih bimbang dalam menentukkannya?
Tetapi percayalah suatu saat kelak engkau para wanita-wanita yang bimbang dalam berhijab akan menemukan suatu hidayah itu,, ya sebuah hidayah yang akan engkau teriakan dengan lantangnya
 “ AKU BANGGA DENGAN  HIJABKU DAN AKU MERASA TERLINDUNGI DENGAN JILBABKU SERTA AKU MERASA TUHAN SELALU MENYAYANGI KU DENGAN BUSANA MUSLIMAH KU “!
karena sesungguhnya Allah telah menegaskan dalam firmannya
“Wahai Nabi Katakan Lah Kepada iStri-Istrimu, Anak-Anak Perempuanmu Dan Istri-Istri Orang Mukmin “ Hendaklah Mereka Menutupkan Jilbabnya Keseluruh Tubuh Mereka”. Yang Demikian Itu Agar Mereka Lebih Mudah Di Kenali Sehingga Mereka Tidak Di Ganggu, Dan Allah Maha Pengampun Maha Penyayang (Qs. Al-Ahzab : 59)

“ Perempuan-perempuan keji untuk laki-laki yang keji, dan laki – laki yang keji untuk perempuan yang keji (pula). Sedangkan Perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik untuk perempuan yang baik pula (Qs. An-nur : 26)
SO,, dimanakah pilihan kita ?
                                                                                      
 Sengaja aku sematkan kalimat pertanyaan diakhir tulisanku, karena dengan begitu setiap yang membaca akan merenung sejenak akan pilihan yang ada dihadapan mereka, baik atau buruknya itu merekalah yang mempertanggungkawabkannya. Semoga tidak ada lagi hati-hati wanita yang bimbang untuk memutuskan hijrah y,,hijrah dari rok mini mereka, hijrah dari jilbab trendi mereka menuju hijrahnya busana muslimah sesuai perintah Allah dalam Al-qurannya. Tidakkah kita ingat bagaimana respon kaum muslimah dizaman Rasulullah ketika perintah menggunakan jilbab itu diturunkan. Sontak tanpa berpikir panjang mereka menarik kain yang ada dihadapan  mereka baik itu gorden ataupun yang lainnya hanya untuk mematuhi perintah Allah. Nah,,bagaimana kita yang saat ini??? Kita dilahirkan dizaman yang semuanya sudah ada, jilbab dengan segala gaya ada, kerudung dengan semua jensi ada tinggal lagi kita yang menyikapinya untuk menggenakan yang paling tepat dan nyaman serta sesuai perintah-Nya. So,,,,disinilah engkau patut merenungkan pilihanmu ???

***------------------------------------------------------------------------------------------------------***
Jam begitu cepat berlalu, rintik suara hujan kini tinggal sisa-sisa. Sepertinya tinggal nuansa yang dingin yang akan menyelimuti malam ini. Begitu hujan ia datang tanpa diundang pergi juga tanpa jejak tetapi ia hanya meninggalkan kesannya dengan balutan udara dingin yang mampu membuat setiap insane nyenyak dalam balutan selimutnya, lelap dalam mimpi-mimpi panjangnya. Hmm,,,,,, aku meringis sendiri hujan aja mampu meninggalkan kesan sendiri bagi kita, tersu bagaimana dengan kita yang memiliki perasaan ini pastilah selalu memiliki kesan tersendiri akan apa yang kita pandang dan kita pikirkan.

Nah loh,,,aku merasa pikiranku sudah mau melenceng dari jalur ini.
“ focus,,,,focus,,,fokuc,,,,focus dira kamu harus focus !!!”
“ semakin aku mencoba focus tetap saja rasanya pikiran ini sejenak ingin mengenang tentang dirinya,,,,ya Allah rasa ini seperti seakan terpupuk dihatiku, padahal tidak sedikit pun aku berikan pupuk kepadany atidak pernah aku siram bahkan kau berniat menghapusnya dari hatiku. Tetapi tetap saja keinginannya untuk tersu berkembang dan berakar dihatiku lebih kuat dari usaha ku untuk melenyapkannya.””
“ ani,,,kok kamu belum pulang sich?? Gerutuku sambil memperhatikan gerbang berharap ani segera tiba.”

Beginilah diriku,,ketika rasa gundah itu datang hanya Ani yang mampu mengontrol kembali rasaku,,ia lah yang akan kembali menyalurkan nasehat-nasehat nya kepada sehingga aku dapat kembali menghandle perasaanku agar tidak terlewat jauh.. Ya Allah engaku pemilik hati dari segala hati, engkaulah pemilik kasih saying karena engkau yang maha Rahamn dan Rahim, maka jagalah hatiku dari sejurus nafsu dunia yang menyesatkanku aamiin. (doaku dalam hati sambil memegang hatiku berharap ketenangan).

Tidak ada komentar: