“AKU
SIBUK BANGET TERNYATA AKU GAGAL”
9 mei 2015,,,,
Mau nangis rasanya,,,,,tapi malu pada Ani yang
menemaniku didalam kamar mungil ini. Ia sedang asyik dengan film animasinya,
mana mungkin aku mengganggu dengan rengekan tangisanku. Tetapi aku benar ingin
menangis.
Hari ini status yang akan aku bagi di dunia pembaca
facebook ku adalah “ tentang sebuah kegagagalan”
Dear diary,,,,,semoga pembaca yang membaca
tulisan-tulisan dari Dira yani dapat mengambil hikmah dari apa yang Dira
alami…bismillah aku awali dibarisan awal tulisanku
Kata orang sukses
itu dilihat dari giatnya ia bekerja…
Kata orang
sukses itu kalau dia terlihat selalu aktif dan terkesan sebagai orang yang
sibuk,,sibuk ini itu dan yang lainnya
Kata orang
sukses itu ketika kita bisa mencapai apa yang kita inginkan,,,bahkan ada juga
yang mengatakn sukses itu ketika kita bisa meraih kebahagiaan
Atau kata orang
sukses itu ketika kita terlihat berlimpah harta dan kebahagian..
Terus
pertanyaannya,,,
Lah menurut
aku,kamu suskes itu yang seperti apa ?????
Jika aku katakan
sukses itu ketika aku terlihat aktif dan terkesan sibuk, namun pada
kenyataannya kesibukkan dan keakftifan ku membuat ku merasa gagal. Gagal dan
gagal….
Gagal sebagai
seorang kakak, gagal sebagai seorang kader yang memiliki perhitungan yang
mantap dalam setiap pilihan di hidupnya. Jadi mana pengertian sukses yang sesuai
dengan aku,,,,???
Jika aku memilih
sukses ketika aku mampu meraih apa yang aku inginkan, berarti aku belum sukses
dung,,karena sejatinya masih banyak hal-hal yang belum terwujud dari
impian-impian yang kutuliskan…
Tuhan ternyata
benar,,malam ini mataku benar-benar ingin menangis,,,,rasanya partikel-partikel
air mata ini sudah semakin berat. Ia ingin prespitisasi yaitu turun seperti
hujan yang membasahi bantalku,ataupun wajah ku,,,
Tuhan jika benar
sukses itu seperti yang mereka katakan,,maka aku putuskan saat ini aku belum
sukses lebih tepatnya aku gagal.
Seperti yang
terjadi pada hari ini,,,,ya kesibukkanku di organisasi kampus kesibukkan ku dengan
jadwal yang tak menentu membuat ku merasa aku gagal dalam membina keluargaku.
Aku terkesan sibuk luar biasa,,pergi petang sebelum jam 6 pulang malam sebelum
jam 10. Bahkan jadwalku mengalahkan pekerja kantoran.. ketika aku sibuk dengan
kegiatan untuk membina orang lain agar menjadi orang yang baik, taat
beribadah,,ternyata aku lupa ada amanah yang lebih penting yang harus aku
prioritaskan yaitu KELUARGA,…..
YA
KELUARGA,,,ketika aku sibuk mengajar kesana-kemari demi belajar membiaya hidup
sendiri aku lupa waktu,,lupa menyisahkan waktu untuk keluarga lupa menanyakan
kabar keluarga,,
Tuhan aku sibuk
tapi ternyata aku gagal,,,,,,
Aku merasa aku
telah menjadi seseorang yang baik dengan membina orang lain tetapi aku gagal
membina keluarga sendiri aku berusaha tampil baik dihadapan mutarabbi ku,,aku
berusaha menampilkan aku adalah orang yang friendly dengan teman-teman dan
adek—adek juniorku namun aku jadi kakak
yang gagal bagi adik kandungku. Aku gagal menampilkan tawa ku candaku
dihadapannya karena ia selalu melihat kakaknya dengan amarah dan emosi yang
selalu memuncak ketika berhadapannya dengannya hingga aku sadar. MENGAPA PENYESALAN SELALU DATANG
DIAKHIR BUKAN DIAWAL ???
Inilah yang aku
rasakan menyesal diakhir takkan merubah semuanya,,,,,benarlah jawabannya karena
dengan penyesalan dan kegagalan itu kita akan belajar belajar mengintropeksi
diri kita,,,belajar mengintropeksi peran kita.
Diujung adikku
yang binggung denagn pilihan kuliahnya aku sibuk dengan jadwal ku yang serba
padat,,bahkan aku lupa untuk memberikan nasehat –nasehat untuk memperkuat
pilihan dia…. Dan pada ujungnya aku terlalu sibuk dengan melupakan ia…
MAAF ANDA
DINYATAKAN TIDAK LULUS SNMPTN!!!
Sebaris kalimat
itulah yang memukul ku telak seakan membuat jantungku sontak terhenti,,benar
kah yang aku baca ?? 3 pilihan universitas yang adik ku pilih semuanya gagal,,,dan
tertinggal satu pilihan yaitu SBMPTN..
Ketika suara
telpon berdering semakin ingin meleleh rasanya
mata ini ,,,kak beneran TIni tidak lulus snmptn,,,masak ketiga-tiganya
tidak ada yang lulus ???
Maka mulutku pun
terkunci dengan isak tangisku yang semakin menjadi,,,,mana mungkin aku tega
berbohong ketika berita duka yang aku dengar itu ,,,mana mungkin aku sanggup
mendengar suara tangis adekku yang lugu dan polos itu..aku sangat tahu
bagaimana adikku yang ini,,ia adalah sosok wanita yang tidak pernah ingin
membantah apa yang dikatakan orang yang lebih tua darinya,,dia adalah tipe adik
yang selalu mengalah,,,tidak neko-neko dengan tidak nyeleneh seperti
kami,,,tidak banyak omong intinya aku menganggap di adalah sosok yag polos dan
lugu berbeda dengan ku yang periang,,,pemberani bahkan terkesan tomboy,,dan
tegas dengan setiap keputusan yang aku ambil,,,,,
Tuhan,,,,,mana
mungkin aku bisa katakan aku sukses menjadi seorang murabbi yang baik untuk mutarabbiku
ketika pada kenyataannya aku gagal menjadi seeorang kakak untuk adikku
sendiri…. Mana mungkin aku sukses ketika aku seseorang kakak mengantarkan
adiknya kepada gerbang kegagagalan,,,
Mana peranku
sebagai seorang kakak ??? mana peranku sebagai seorang kakak yang mengayomi
adiknya??? Mana peranku sebagai seorang kakak yang mampu memberikan solusi
untuk setiap permasalahan adik-adiknya ???
SEKALI AKU
KATAKAN AKU SIBUK TERNYATA BUKAN SUKSES NAMUN SEBALIKNYA AKU GAGAL….. !!
Aku hanya mampu mendengar mereka menanyakan
peranku yang tidak mengajari adikku dalam memilih jurusan. Mereka kembali
mengatakan aku tidak mengajari adikku bagaimana cara memilih pilihan jurusan???
Dan aku memang katakan
,,ini salah ku mengapa tak pernah aku sempatkan waktu sejam barang kali
mengobrol lewat telephone menanyakan bagaimana persiapan ujian nasionalnya dek
?/ bagaimana persiapan untuk kuliah ?? tes-tes apa aja yang akan ia pilih untuk
ke universitas ?? jurusan apa yang ia inginkan ?? mau ikut jalur snmptn,
sbmptn, bidik misi atau pbud dek?/ memang tak pernah aku bertanya tentang
itu,,,,
Ya Allah,,,,aku
telah membuat sosok yang lugu dan polos malam ini meronta-ronta mengeluarkan air
matanya,,,,mungkin ia saat ini sedang mengunci dirinya dikamar,,dibawah selimut
dibawah bantal ia pasti sedang terisak-isak,,,,menahan tangisannya agar tak
didengar ibu dan ayahku,,,,, dik maaf kakak gagal menjadi seorang kakak,,kakak
gagal akan gelar yang kakak sandang ini,,,
Kakak gagal
menjadi yang seperti kamu inginkan,,,,
Mungkin bukan
adikku saja yang gagal aku banyak mendengar yang lain gagal juga,,,namun inilah
pelajaran bagiku
Sibuk mu didunia
sibukmu dengan oranglain prioritaskan orang tua mu prioriataskan
keluargamu,,karena sesungguhnya sebaik-baik kamu membina orang lain yang paling
utama adalah keluarga,,,ia yang pertama wajib kamu bina,,,,,
Ya ALLAH
KESIBUKKAN AKTIVITASKU MEMBUTAKU LUPA AKAN KATA KELUARGA,,,
Semoga apa yang
aku tuliskan di suRat pembaca facebook,,dapat pembaca ambil hikmahnya,,,,karena
sejatinya DIMANAPUN KAMU BERADA LETAKKAN KEDUDUKAN KELUARGA YANG UTAMA !!!
Terimakasih,,wassalam,,,
aku akhiri tulisanku dengan ikon sedih dan ikon
maaf,,ku tujukan untuk adik-adiku kutujukkan kepada semua orang yang
mengenalku,,, aku yang mereka kenal dari sosok luar alias dari sampulnya
ternyata memiliki sisi dalam dan isinya yang gagal,,,,
aku tawa dalam senda gurai disiang hari tetapi
ternyata malam-malamku lewati dengan isak tangisan.
Akhirnya terkuraslah air mata ku malam ini,,,,Ani
pun bertanya
“Dir,,,kamu menangis kenapa ??” Tanyanya dengan
cemas
Mungkin ani bingung aku yang tadi sibuk menelpon
kesana kemari menghubungi adik-adik juniorku menanyai kabar mereka satu persatu
tiba-tiba langsung mewek tak tahu apa sebabnya..dan aku hanya diam,,itulah
jawaban yang aku berikan atas kebingungan dan penasaran Ani kepadaku,,,ani maaf
aku belum bisa cerita lain kali aja ya,,,,jawabku dalam hati
Entahlah beberapa hari ini aku merasakan mataku
gagal,,,aku merasakan mataku ingin menangis dan malam inilah jawabannya…aku pun
sempat lupa denagn sosok ikhwan bernama firman yang selama ini menjadi
bayang-bayang semu dipelupuk mataku yang selalu menganggu pikiranku,,mungkin
ini pertanda cara tuhan untuk menghilangkan rasa yang tak seharusnyaku
miliki,,heheh kekeh ku menyengir…….
Sejauh apapun aku menghapus bayangan firman dengan
menghapus nomornya,,dengan mendelcon pin bbm nya de el el,,ternyata tuhan
gampang sekali membuat cara yang lebih mampu untukku menegur dengan cara yang
indah menyadarkan aku dengan lelehan iar mata,,,thanks god,,,,I hope you always
bless me everytime and everywhere,,,,,
Ani hanya bisa menggelengkan kepalanya,,,,sekejap ia
melihatku menangis didepan keyboard yang tetap sibuk dengan ketikkan huruf satu
persatunya kini ia sudah melihatku dengan senyuman tipis dipinggir garis
bibirku dan dengan lincah aktif menulis. Hmmm,,,aneh-aneh—aneh,,kamu
dira,,,,,,(geleg-geleng kepala)
Dan aku hanya membalas dengan memberikan senyuman
termanisku,,,,JJ
Tidak ada komentar:
Posting Komentar