Hati,,,,,
Bagaimana menggambarkan kata-kata untuknya
Hati….
Bagaimana pula melukiskan sketsa untuk menceritakan tentangnya
pada kanvas yang tak bernyawa
Hati ….
Bagaimana untuk berbicara tentangnya??
Feeling…
Ya kebanyakan kita berfikir hati adalah Feeling
kita,, feeling about all
Sedih, happy, haru, takut
Bagaimana aku mampu berbicara tentang hati??
Yang kekuatannya mampu menggerakkan yang kekuatannya
mampu menghancurkan
“Dan di dalam tubuh manusia ada segumpal daging yang
dinamakan hati, apabila hati kita bersih maka bersihlah semua amal kita dan sebaliknya
apabila hati kita kotor maka kotorlah semua amal ibadah kita
Masih…??
Aku masih binggung untuk mengabstrakannya, aku
binggung sambil memeganginya. Bagaimana mungkin ia yang katanya sebesar kepalan
tangan ini mampu menjadi penentu bersihnya amal kita??
Hati……
Ini soal koordinator…..garis koordinator yang begitu
rapi, yang tak pernah salah dalam mengambil perannya dari sang rabb
Bermula dari Hati, keotak lalu ke saraf sensorik dan berakhir di saraf motorik…
Sempurna bukan??
Lalu,,,,siapakah yang menciptakan kerumitan koordinator
ini yang begitu sempurnya ? ya dia adalah Sang khalik,,,,Sang Khalik yang
bersifat Al-Qadir yang berkuasa atas segala hambanya..
Hati….
Lalu,,,bagaimana kita mengatur hati ini??
Lalu bagaimana kita menjaga kejernihan hati ini,
jernih dari dengki, jernih dari hal-hal kemaksiatan.. dan menyimpan sumber
segala kebaikan??
Hati…
Yang aku tahu….ia mampu membuat ku ragu dan bimbang.
Ragu bertindak, ragu dalam mengambil keputusan dan mantap juga dalam
memutuskan.
Hati…..ini tentang iman, tentang keistiqomahan,
tentang arti sebuah kejernihan amal
Bersih hati, bersih amal dan positif perbuatan
Maka
Katakan pada hati mu,,,katakan pada segumpal daging
ini , katakan semua hal-hal kebaikan untuknya. Agar ia selalu tercharger dengan
energi-energi positifnya
Maka aku teringat bagaimana Rasulullah bersabda tentang
doa dari nabi Daud
“ yaa muqallibal quluubi tsabbit qalbi ‘alaa
diinika”
(Wahai Dzat yang membolak-balik hati, tetapkanlah hati
saya untuk memeluk agama-Mu)
Serta berdoalah
“ Allahumma
inni as’aluka hubbaka man yuhibbuka wal-‘amalal-ladzii yuballighunii hubbaka. Allahummaj’al
hubbaka ahabba ilayya min nafsii wa ahlii wa minal-maa’il-baaridi”
“ wahai Allah sesungguhnya saya bermohon kepada-Mu
untuk dapat saling mencintai-Mu, mencintai orang-orang yang mencintai-Mu, dan
amal perbuatan yang dapat mneghantarkan saya untuk mencintai-Mu. Wahai Allah
jadikan cinta kepada-Mu melebihi cinta saya kepada diri saya sendiri, keluarga
saya, dan melebihi daripada air yang sejuk (Riwayat At-turmudzy)”
Agar hati ini
hanya berbicara tentang keistiqomahan, ketaqwaan dan kecintaan pada sang
penciptanya….!!!!
Karena Hati tak pernah salah…..
Karena Hati ….aku mampu mengatakan ya Saudaraku Ana
Uhibbuki fillah
Yang karenanya, Hatiku mampu bergetar, bergetar
ketika bersujud digelapnya malam, bergetar ketika merasakan cinta, bergetar
ketika merasakan kepiluan dan bergetar ketika aku merasa Sang Khalik selalu
punya rencana yang Indah untukku.
Karena Hati ini sumber untuk…untukku merasa aku
perlu mengasihi mereka
Mengasihi sesama dan terutama meminta kasih dari
sang maha pengasih…..
“Karena
HATI __ AKU BERBICARA TENTANG-NYA”
Dan segala sesuatu yang berasal dari hati akan
sampai ke hati pula”

Tidak ada komentar:
Posting Komentar